Buka Pelatihan Pengadaan Barang/Jasa, Walikota Harap Seluruh Peserta Lulus Sertifikasi

MADIUN – Pejabat pengadaan barang dan jasa merupakan posisi yang penting di lingkungan pemerintahan. Mereka berwenang menggunakan anggaran dan bertanggung jawab atas pengadaan barang dan jasa bagi pemda. Diperlukan kriteria khusus untuk dapat menempati posisi tersebut.

Karenanya, untuk meningkatkan kapasitas pegawai, khususnya dalam pengadaan barang dan jasa, Pemkot Madiun menyelenggarakan pelatihan bagi para ASN. Pada tahap pertama ini, jumlah peserta mencapai 38 orang.

Pembukaan pelatihan pengadaan barang dan jasa pemerintah tingkat dasar berlangsung di Gedung Diklat, Senin (21/10). Para peserta akan mendapatkan pengarahan dan materi dasar terkait pengadaan barang dan jasa. Kemudian, di akhir pelatihan juga akan diselenggarakan ujian sertifikasi.

‘’Saya harap semuanya lulus sertifikasi dan menjadi pejabat pengadaan barang dan jasa yang cakap bagi Pemkot Madiun,’’ ujar Walikota Madiun Maidi saat membuka kegiatan tersebut.

Walikota juga mengimbau kepada para peserta untuk mengikuti pelatihan dengan tekun. Sehingga, dapat menyerap semua materi yang disampaikan oleh narasumber.

Baca juga:   Walikota Apresiasi Reward Pelanggan PDAM Tirta Sari Kota Madiun

Tak hanya itu, Walikota juga menegaskan bahwa ASN tidak boleh gentar menjadi pejabat pengadaan barang dan jasa. Asalkan bekerja sesuai aturan dan tidak melakukan pelanggaran, maka tidak akan ada masalah di kemudian hari. ‘’Teman dekat kita adalah aturan,’’ tegasnya.

Walikota pun berpesan agar para ASN dapat mengerjakan tugas dan fungsinya secara amanah. Terutama, bagi pejabat pengadaan barang dan jasa. Selain itu, juga selalu berusaha menjadi yang terbaik. ‘’Kota Madiun tidak boleh kalah dengan daerah lain,’’ imbuhnya.

Sementara itu, Kepala BKD Kota Madiun Haris Rahmanudin menuturkan bahwa 38 peserta tersebut berasal dari berbagai instansi. 4 di antaranya berasal dari OPD pemkot, 3 orang dari kecamatan, dan sisanya dari sekolah, baik SD maupun SMP.

Selanjutnya, sertifikasi pejabat pengadaan barang dan jasa akan berlangsung di Akademi Perkeretaapian Indonesia (API). Untuk bisa lulus, para peserta wajib mengantongi nilai minimal 165 dalam ujian. ‘’Harapannya, semua bisa lulus dan mendapatkan sertifikasi,’’ tandasnya. (Dhevit/irs/diskominfo)