Lepas Tim Survei Akreditasi RSUD Kota Madiun, Walikota Harap Kualitas RS Kian Optimal

MADIUN- Penilaian akreditasi oleh tim surveyor dari komisi akreditasi rumah sakit (KARS) telah usai. Tim surveyor telah berada di rumah sakit umum daerah (RSUD) Kota Madiun sejak 4 hingga 7 November 2019. Mereka datang dalam rangka melakukan penilaian untuk mengukur pencapaian dan cara penerapan standar pelayanan rumah sakit.

Walikota Madiun Maidi dalam sambutannya saat giat pelepasan tim survey akreditasi rumah sakit di RSUD Kota Madiun mengucapkan terima kasih atas penilaian yang telah dilakukan selama beberapa hari ini. Dirinya mengatakan catatan rekomendasi apapun akan diterima dan dipenuhi demi meningkatkan mutu dan pelayanan rumah sakit daerah ini.

“Terima kasih kepada supervisi. Kalau menemukan hal yang kurang berkenan akan kita perbaiki agar tetap paripurna. Catatan rekomendasi apapun akan saya penuhi,” ungkap walikota dalam sambutannya di ruang pertemuan RSUD Kota Madiun pada Kamis (7/11).

Lebih lanjut walikota mengatakan RSUD Kota Madiun akan terus berkomitmen meningkatkan mutu pelayanan dan kenyamanan kepada pasien. Pasalnya, tak hanya melayani masyarakat dalam kota saja, namun masyarakat se eks Karesidenan Madiun juga banyak yang diberikan pelayanan di rumah sakit itu.

Baca juga:   Stop Calo, Ayo Urus Ijin Secara Mandiri

“Hasil dari akreditasi ini semoga bisa menghasilkan kualitas dalam rumah sakit kepada masyarakat secara maksimal. Ini akan sangat diperlukan dalam rangka menjaga mutu pelayanan rumah sakit yang sesuai dengan standarisasi dari Dirjen Kementerian Kesehatan Republik Indonesia,” ucapnya.

Tak hanya itu, dihadapan para surveyor walikota mengatakan dalam rangka menyehatkan masyarakat tiap bulannya pemkot bekerjasama dengan dinas terkait menggelar senam lansia yang didalamnya terdapat cek kesehatan. Selain itu juga, PKK, Dharmawanita dan masyarakat lain juga digerakkan untuk membudidayakan tanaman herbal yang berfungsi sebagai obat.

“Saya berharap kita selalu bisa saling bersinergi untuk mewujudkan Kota Madiun yang pintar, cerdas, dan tak lupa sehat,” tandasnya.
(dhevit/kus/diskominfo)