Peringati Hari Anak Internasional, MIN 2 Kota Madiun Ajak Siswa Kunjungi Industri Pembuatan Tahu

MADIUN – Hari Anak Internasional dirayakan oleh siswa-siswi sekolah di Kota Madiun, Kamis (7/11). Berbagai kegiatan menarik di luar ruangan digelar secara serentak oleh masing-masing sekolah. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh MIN 2 Kota Madiun.

Menggelar kegiatan yang sedikit berbeda, sekolah yang berada di wilayah Manisrejo itu mengajak para siswa untuk berkunjung ke Perusahaan Tahu Barokah, Banjarejo, Taman. Di sana, para siswa diajak untuk mempelajari cara pengolahan tahu. Mulai dari masih berupa kedelai hingga memasuki proses distribusi.

‘’Tujuannya, untuk mengenalkan cara pengolahan makanan tradisional kepada para siswa. Harapannya, mereka bisa memahami manfaat dari tahu dan semakin menyukai makanan tersebut,’’ ujar Wali Kelas 5C MIN 2 Kota Madiun Rakhmad saat mendampingi anak didiknya ke pabrik tahu.

Kunjungan ke Perusahaan Tahu Barokah diikuti oleh siswa-siswi kelas 5 sekolah tersebut. Total ada lima rombel. Sehingga, jumlah keseluruhan siswa yang mengikuti kegiatan tersebut mencapai 160 anak. Tak hanya melihat proses pembuatan tahu, mereka juga diajak melakukan permainan tradisional.

Baca juga:   Upaya Pemkot Madiun Lahirkan Generasi Qur’ani

‘’Agar tidak bosan, sembari menunggu giliran mereka kami ajak bermain dulu,’’ imbuhnya.

Berbagai permainan tradisional pun dimainkan oleh para siswa. Misalnya seperti lompat tali dan dakon. Meski saat ini anak-anak lebih banyak bermain gawai, Rakhmad mengungkapkan bahwa siswanya masih suka bermain permainan tradisional di sekolah.

Dengan kunjungan ke pabrik tahu ini, Rakhmad berharap anak didiknya semakin gemar memakan makanan tradisional. ‘’Anak sekarang banyak disuguhi makanan cepat saji sehingga kurang suka makanan tradisional. Padahal, makanan tradisional kaya akan manfaat,’’ terangnya.

Selain kunjungan ke pabrik tahu, MIN 2 Kota Madiun juga menggelar kegiatan menarik di lokasi lainnya. Antara lain, Taman Hijau Demangan, Lapangan Pilangbango, Lapangan Manisrejo, dan bazar di sekolah. (Dhevit/irs/madiuntoday)