Ronda Bareng Walikota Tingkatkan Keamanan dan Ketertiban Warga

MADIUN – Ketentraman dan ketertiban umum (Trantibum) penting selalu dijaga. Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk meningkatkan trantibum tersebut di tengah masyarakat. Salah satunya dengan menghidupkan pos keamanan lingkungan (poskamling) dengan menggaitkan ronda. Kegiatan kian menarik lantaran dihadiri Walikota Madiun Maidi dan Sekda Rusdiyanto.

Tak tanggung-tanggung giat ronda bareng walikota itu langsung di tiga poskamling berbeda di Kecamatan Taman. Yakni, Poskamling RT 36/11 Kelurahan Taman, Poskamling RT 24/06 Kelurahan Mojorejo, dan Poskamling Rt 52/17
Perum Taman Salak Kelurahan Pandean. Ketiganya sengaja menjadi lokasi ronda untuk sekaligus peninjauan persiapan mengikuti lomba Poskamling tingkat Kota Madiun. Ketiga Poskamling merupakan Poskamling terbaik tingkat Kecamatan Taman tahun ini.

Walikota Madiun Maidi dan rombongan kali pertama meninjau Poskamling RT 36/11 Kelurahan Taman. Poskamling tersebut merupakan juara ketiga tingkat kecamatan. Penyambutan masyarakat sekitar cukup luar biasa. Begitu juga dengan Poskamling RT 24/06 Kelurahan Mojorejo yang menjadi juara 1 dan Poskamling Rt 52/17 Perum Taman Salak Kelurahan Pandean yang menjadi juara 2. Sambutan hangat diberikan. Mulai yel-yel, musik patrol, hingga musik keyboard.

Walikota Maidi mengapresiasi upaya masyarakat. Hal tersebut penting untuk meningkatkan kondusifitas lingkungan. Walikota menyebut terdapat tiga tantangan besar saat ini. Yakni, narkoba, radikalisme, dan berita bohong (hoak). Adanya sistem keamanan lingkungan (siskamling) diharap semakin meningkatkan kewaspadaan masyarakat terkait ketiga hal tersebut. Walikota berpesan untuk mencurigai masyarakat yang mengarah pada narkoba dan radikalisme itu untuk segera dilaporkan.

Baca juga:   Isi Materi Pengenalan Kampus Unipma, Walikota Dorong Semangat Wisausaha Mahasiswa

“Berita bohong juga cukup meresahkan. Tolong yang bijak dalam mengakses dan menyebar informasi. Tatkala mendapat informasi yang belum jelas kebenarannya jangan langsung diserap atau disebarkan,” pesan walikota.

Kesempatan tersebut juga dimanfaatkan walikota untuk mensosialisasikan sejumlah program. Di antaranya, pelebaran trotoar Jalan Pahlawan, Kota Madiun full color city, penghapusan retribusi bagi 1.900 PKL, pembangunan saluran, sentra kuliner di Jalan Rimba Karya, Patung Pendekar di simpang lima Jalan Thamrin, hingga miniatur Kota Madiun PeceLand. Sejumlah program tersbeut penting diketahui masyarakat agar turut mengawasi dan mengawal. Partisipasi masyarakat memang dibutuhkan agar pembangunan sesuai harapan.

“Kota ini terus kita gerakkan. Saat ini kita tengah berbenah agar semakin baik. Harapannya, 4 juta penduduk di sekitar kota kita ini mau datang sehingga kota jadi ramai dan ekonomi meningkat,” ujarnya.

Ketiga Poskamling tersebut bakal beradu dengan tiga terbaik lain dari Kecamatan Kartoharjo dan Manguharjo. Perlombaan tingkat kota itu dijadwalkan 11 hingga 13 November ini. Walikota Madiun menjanjikan hadiah tambahan televisi 28 inch bagi yang berhasil menjadi juara satu selain uang pembinaan yang menjadi hadiah utama. (ws hendro/agi/diskominfo)