Simpan Potensi Wisata Religi, Walikota Bakal Optimalkan Kirab Gunungan Jaler-Estri

MADIUN – Kirab Gunungan Jaler-Estri peringatan Grebeg Maulud 1441 hijriah di Kota Madiun bakal semakin meriah ke depan. Walikota Madiun Maidi menargetkan kegiatan yang menjadi tradisi rutin tiap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW itu mampu menarik wisatawan luar. Hal itu disampaikan mantan Sekda Kota Madiun itu usai pelaksanaan Kirab Gunungan Jaler-Estri di Alun-alun Kota Madiun, Sabtu (9/11).

‘’Kirab gunungan ini menyimpan potensi wisata yang luar biasa. Seharusnya bisa menarik wisatawan luar daerah. Ke depan, akan lebih kita meriahkan lagi,’’ kata walikota.

Walikota menyebut banyak hal yang harus dibenahi. Mulai konsep yang menjual hingga publikasinya. Pelaksanaan kirab kali ini memang belum maksimal. Hal itu lantaran padatnya kegiatan di dinas terkait. Sebaliknya, SDM yang ada belum mencukupi. Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Madiun sebagai leading sector memiliki banyak kegiatan dengan waktu yang berdekatan. Seperti diketahui, belum ada sepekan kemarin baru saja menggelar rangkaian peringatan Hari Santri dengan durasi satu minggu penuh.

‘’Nanti akan kita benahi. Setiap kegiatan persiapan harus matang. Rundown acara, siapa yang terlibat, besaran anggaran, dan target kegiatan harus sudah dipaparkan sebelum pelaksanaan. Nanti kita koreksi kurangnya apa dan harus bagaimana solusinya,’’ tegasnya.

Baca juga:   Tiga Spot Terlaris untuk Narsis di Kota Karismatik

Hal itu, lanjutnya, juga berlaku untuk semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Walikota menegaskan semua kegiatan dalam program kerja selama satu tahun harus terjadwal dengan baik. Pun, segera dilaporkan di awal tahun. Hal itu penting untuk dilakukan evaluasi bersama sebelum pelaksanaan kegiatan. Kota Madiun, kata walikota, wajib menjadi kota jujukan paling tidak bagi 4 juta lebih penduduk di lima kabupaten sekitar. Tak heran, setiap kegiatan wajib menarik mereka untuk datang.

‘’Bahkan, semua kegiatan beserta besaran anggarannya akan kita tayangkan. Biar masyarakat tahu dan ikut memberikan masukan,’’ ungkapnya sembari menyebut hal itu sesuai dengan prinsip Madiun Kota Terbuka.

Beragam keseruan tersaji dalam Kirab Jaler-Estri yang berisi hasil bumi dan bahan makanan. Kedua gunungan lantas diperebutkan masyarakat diakhir acara. Rangkaian tradisi Kirab Gunungan Jaler-Estri ditayangkan secara langsung melalui fanpage Pemerintah Kota Madiun. (ws hendro/agi/diskominfo)