Disdag Wacanakan Renovasi Pasar Kawak

Tetap Pertahankan Sisi Sejarah

MADIUN – Pasar Lama Madiun atau yang lebih akrab disebut Pasar Kawak merupakan pusat perekonomian yang ikonik di Kota Pendekar. Pusat perbelanjaan yang berada di Jalan Kutai inipun tak pernah sepi pembeli. Bahkan, menjadi jujukan bagi warga Kota Madiun di luar kota ketika pulang ke kampung halaman.

Namun, kondisi yang kurang mumpuni seringkali membuat pengunjung tak nyaman. Seperti jarak antar pedagang yang berdesakan, lingkungan yang kumuh, hingga genangan air di sekitar lokasi pedagang ikan.

Untuk itu, Dinas Perdagangan Kota Madiun mewacanakan renovasi Pasar Kawak di 2020. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perdagangan Kota Madiun Gaguk Hariyono saat diwawancarai beberapa waktu lalu.

‘’Perintah dari Pak Walikota, ikon yang satu ini jangan ditinggalkan oleh masyarakat Kota madiun. Maka dari itu, akan dibenahi lebih bagus lagi,’’ tuturnya.

Gaguk menjelaskan, renovasi yang dilakukan akan mengubah tampilan depan Pasar Kawak. Tak menutup kemungkinan juga bahwa pasar tersebut akan dibuat dua lantai. Kemudian, penataan pedagang juga akan dilakukan, sehingga lebih rapi.

Baca juga:   Walikota Harap Pelajar Jadi Pelopor Keselamatan Lalu Lintas

‘’Akses membersihkan kotoran akan lebih mudah, supaya tidak ada lagi genangan air,’’ imbuhnya.

Meski demikian, upaya pembenahan Pasar Kawak tidak akan menghilangkan sisi historis dari area perbelanjaan yang menaungi sekitar 100 pedagang tersebut. Justru, akan semakin ditonjolkan. Harapannya, kenangan masyarakat tentang Pasar Kawak akan tetap terjaga.

Lebih lanjut, Gaguk menjelaskan, Pasar Kawak telah lama berdiri di Kota Madiun. Sejak awal berdiri hingga saat ini, pasar tersebut baru satu kali mengalami renovasi. Yakni, hanya di bagian atapnya saja. Dengan renovasi yang diwacanakan pemkot di 2020 ini diharapkan dapat menambah daya tarik masyarakat, baik dari dalam maupun luar Kota Madiun, untuk berbelanja di Pasar Kawak.

Gaguk pun menambahkan, selain Pasar Kawak, beberapa pasar lainnya juga akan mengalami renovasi di 2020. ‘’Sesuai DED ada Pasar Mojorejo (Templek) dan Pasar Srijaya,’’ ungkapnya. Gaguk berharap, renovasi pasar-pasar di Kota Madiun dapat menarik minat masyarakat. Sehingga, meningkatkan kesejahteraan pedagang pasar di Kota Madiun. (Dhevit/Iko/irs/madiuntoday)