Siap Berlaga di Provinsi, Tim Kadarkum Kota Madiun Minta Restu Pemkot

MADIUN – Setelah berhasil menjuarai Lomba Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) tingkat Bakorwil I Madiun, kontingen Kota Pendekar siap untuk berlaga di tingkat yang lebih tinggi. Yakni, di Provinsi Jawa Timur.

Laga tingkat provinsi akan berlangsung di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jatim di Jalan Kayoon, Embong Kaliasin, Genteng, Surabaya, Kamis (14/11). Untuk itu, tim Kadarkum Kota Madiun meminta dukungan pemkot dan doa restu sebelum berangkat ke Surabaya, Rabu (13/11).

Prosesi pamitan berlangsung di Ruang 13 Balaikota Madiun. Asisten Pemerintahan dan Pembangunan Kota Madiun Andriono Waskito Murti selaku pembina tim Kadarkum Kota Madiun memimpin pelepasan para anggota beserta pendampingnya.

‘’Sebelumnya kita sudah menang di tingkat Bakorwil, harapannya di tingkat provinsi ini akan mendapatkan hasil yang terbaik,’’ tuturnya.

Pada lomba Kadarkum tingkat provinsi, Kota Madiun akan menghadapi daerah lainnya yang mewakili masing-masing Bakorwil. Yaitu, Gresik, Batu, Sumenep, dan Banyuwangi. Lomba dibagi menjadi dua kategori. Yakni, cerdas cermat dan yel-yel.

Baca juga:   Kadin Kota Madiun Gelar Workshop Olahan Mamin, Walikota Beri Apresiasi

Lomba cerdas cermat diikuti oleh tim yang beranggotakan 5 orang. Materi lomba tak jauh dari isi undang-undang tentang tindak pidana terorisme, perdagangan orang, informasi dan transaksi elektronik, undang-undang lalu lintas jalan dan angkutan jalan, narkotika, serta sistem peradilan pidana anak.

Sedangkan, lomba yel-yel diikuti oleh tim yang beranggotakan 10 orang peserta. Tim Kota Madiun diisi oleh 5 orang perwakilan dari Akademi Perkeretaapian Indonesia (API) dan 5 orang siswa SMAN 6 Madiun.

Sementara itu, prosesi pelepasan tim Kadarkum Kota Madiun diterima oleh Wakil Walikota Madiun Inda Raya Ayu Miko Saputri. Dalam kesempatan itu, Wawali juga memberikan dukungan semangat dan doa agar tim Kota Madiun bisa mendapatkan hasil sesuai harapan. ‘’Jangan grogi, jangan takut, dan tampilkan yang terbaik,’’ tuturnya. (WS Hendro/irs/diskominfo)