TK Pembina Bawa Pulang Juara Pertama LSS Tingkat Nasional 2019

MADIUN- Kota Pendekar tak pernah sepi prestasi. Kali  ini capaian gemilang itu ditorehkan oleh TK Pembina yang berhasil membawa pulang juara pertama lomba sekolah sehat (LSS) berkarakter tingkat nasional 2019 untuk kategori sekolah dengan pencapaian terbaik. Predikat membanggakan itu diraih, setelah TK yang berada di Jalan Kartika Manis itu berhasil menyisihkan 28 sekolah lainnya, yang berasal dari seluruh daerah di Indonesia.

Penyerahan penghargaan diberikan langsung oleh Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes RI dr. Kirana Pritasari di Hall Hotel Kartika Candra Jakarta pada Rabu (13/11) kemarin. Prestasi gemilang itu tentu saja tak secara instan didapat. Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun Heri Wasana menjelaskan, penilaian telah berlangsung sejak awal 2019 lalu.

“Awal 2019 TK Pembina lolos seleksi Lomba LSS tingkat kota bersama SDN Patihan dan SMPN 4 Kota Madiun. Maju ke tingkat provinsi pada bulan April dan hasilnya TK Pembina berhasil menjadi Juara 1 Provinsi untuk jenjang TK/RA. Kemudian kami adakan pembinaan intensif hingga Juli lalu dilaksanakan visitasi pertama dari pusat,” jelasnya.

Melalui visitasi tersebut, lanjutnya, terdapat beberapa catatan-catatan yang harus dibenahi dan di cek kembali pada visitasi kedua yang dilaksanakan pada Semptember lalu. Setelah itu barulah diumumkan jika TK Pembina meraih juara pertama di ajang yang bertujuan untuk menilai prestasi sekolah dalam melaksanakan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).

Baca juga:   Mulai Hari Ini Hingga Dua Pekan Kedepan, Satlantas Polres Madiun Kota Gelar Operasi Zebra

“Banyak hal yang menjadi aspek penilaian. Tak hanya kinerja sekolah, tetapi juga mempertimbangkan peran serta tim usaha pembina usaha kesehatan sekolah, upaya sekolah, dan peserta didik dalam mewujudkan budaya perilaku hidup bersih dan sehat serta program-program usaha kesehatan sekolah. Dan TK Pembina berhasil memenuhi kriteria tersebut,” ungkapnya.

Lewat kemenangan ini, Heri berharap bahwa penanaman pembiasaan hidup sehat dapat dimulai dari usia dini dan diri sendiri. Sehingga diharapkan bisa dicontohkan di keluarga dan lingkungan. Bila lingkungan sehat, kata dia, maka akan membawa dampak masyarakat yang berperilaku hidup sehat. Sehingga tujuan akhir untuk menjadikan kota sehat dapat tercapai.

Sementara itu, menanggapi keberhasilan yang diraih oleh TK Pembina, Walikota dengan bangga mengapresiasi capaian lembaga sekolah yang berada di daerah kepemimpinannya. Maka dari itu, sebagai wujud apresiasi atas kerja keras dan kemenangan yang telah didapat, Walikota akan menganggarkan dana sebesar 5 miliar rupiah, untuk pembangunan TK Pembina.
(istimewa/kus/madiuntoday)