Wisuda AKBID Muhammadiyah Madiun, Walikota Pesan Lulusan Harus Jadi Pelayan yang Baik Bagi Masyarakat

Di Posting Oleh madiuntoday

14 November 2019

MADIUN- Walikota Madiun Maidi pada Kamis (14/11), menghadiri wisuda angkatan ke-9 diploma tiga kebidanan Akademi Kebidanan (AKBID) Muhammadiyah Madiun tahun akademik 2018/2019. Di hadapan 30 wisudawan, walikota berpesan agar para wisudawan mampu menjadi pelayan yang baik bagi masyarakat.

“Output dari pendidikan ini, saya harap nantinya bisa menghasilkan tenaga yang mampu memberikan pelayanan kepada keluarga dan lingkungan, termasuk yang di rumah sakit,” ungkapnya.

Lebih lanjut walikota mengatakan institusi ini merupakan pusat pelatihan tenaga kesehatan maupun penelitian biososial yang ikut memberikan peran penting dalam pembangunan kesehatan di Indonesia dan Kota Madiun pada khususnya.

“Dalam Panca Karya, pendidikan dan kesehatan menjadi salah satu elemen penting yang saya kedepankan untuk membangun kota ini,” ujar walikota.

Maka dari itu, diperlukan adanya koordinasi dan kerjasama yang berkesinambungan, sehingga mampu mewujudkan langkah kedepan yang lebih baik. Dan juga diharapkan, lulusan-lulusan terbaik mampu memberikan sumbangsih terbaiknya untuk ikut serta membangun Kota Madiun.
(dhevit/kus/diskominfo)

Artikel Terkait

Jelang Peluncuran, Pemkot Madiun Matangkan Program Pendekar Waras

Jelang Peluncuran, Pemkot Madiun Matangkan Program Pendekar Waras

MADIUN – Pemkot Madiun terus menyempurnakan program Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan Agar Warga Sehat (Pendekar Waras) sebelum prosesi peluncurannya dilakukan. Program ini digadang-gadang mampu mencegah penularan Covid-19 secara efektif. Karenanya, Walikota...

Suka Duka Belajar Di Rumah Dari Perspektif Siswa, Apa Kata Mereka?

Suka Duka Belajar Di Rumah Dari Perspektif Siswa, Apa Kata Mereka?

MADIUN- School From Home (SFH) atau belajar dari rumah menjadi kebiasaan baru yang diterapkan sejak awal terjadinya pandemi Covid-19. Kebijakan tersebut diterapkan sebagai salah satu upaya untuk mencegah penyebaran virus korona. Lantaran baru pertama kali diterapkan...

Don`t copy text!