Tingkatkan Partisipasi Warga, Bawaslu Gelar Sosialisasi Berbalut Budaya

MADIUN – Sosialisasi bisa dilakukan dengan beragam cara. Seperti yang dilakukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Madiun yang menggelar sosialisasi pengawasan partisipatif berbalut seni dan budaya, Jumat (15/11). Tak heran, sosialiasi yang berlangsung di Alun-alun tersebut menarik lagi seru. Apalagi, kegiatan juga mengdatangkan seniman jempolan, Kirun.

Kegiatan sosialisasi tersebut sekaligus wujud syukur atas suksesnya pelaksanaan Pilkada, Pileg, dan Pilpres lalu. Seperti diketahui, pelaksanaan pesta demokrasi tersebut berjalan lancar di Kota Madiun. Nyaris tidak ada konflik yang mengemuka. Hal itu tentu tidak terlepas dari peran partisipasi masyarakat.

‘’Dalam pelaksanaan pesta demokrasi tentunya terjadi gesekan-gesekan. Baik, gesekan kata maupun perbuatan. Tetapi di Kota Madiun cukup kondusif dari awal hingga selesai. Ini tak terlepas dari peran kita semua. Terima kasih kepada Bawaslu yang sudah menggelar acara,’’ kata Walikota Madiun Maidi.

Walikota menambahkan pesta demokrasi telah usai. Walikota mengajak masyarakat untuk kembali seperti semula. Kembali menjalani hidup seperti sedia kala. Kembali menjalin kerukunan. Hal itu penting demi terwujudnya kondusifitas di Kota Madiun. Keamanan, lanjut walikota, merupakan modal dasar pembangunan. Sedang, Kota Madiun tengah gencar melakukan pembangunan dan pembenahan.

Baca juga:   Rekapitulasi Rampung, Paslon Nomor Urut Satu Tetap Unggul

Mulai pembangunan saluran, trotoar di Jalan Pahlawan, hingga sentra-sentra kuliner. Trotoar bakal dijadikan seperti Malioboro, Jogjakarta. Selain trotoar yang dilebarkan, juga akan ditambah lampu dan kursi taman. Trotoar Jalan Pahlawan akan menjadi kawasan pedestrian yang menarik. Selain itu, sungai di Jalan Perintis Kemerdekaan juga bakal dijadikan sentra kuliner yang terhubung dengan mall di Jalan Pahlawan. Kawasan sentra kuliner lain juga tengah dikerjakan mulai Jalan Rimba Dharma hingga stadion wilis.

‘’Pembangunan ini tidak akan maksimal tanpa adanya keamanan. Karenaya, saya titip pesan untuk selalu menjaga keamanan,’’ ungkapnya.

Ketua Bawaslu Kota Madiun Kokok Heru Purwoko menyebut banyak partisipasi masyarakat dalam pengawasan saat Pilkada, Pileg, dan Pilpres lalu. Hal itu menunjukkan kepedulian masyarakat terkait pelaksanaan pesta demokrasi yang berkualitas sudah semakin tinggi. Kokok HP berharap partisipasi masyarakat tersebut terus ditingkatkan. Bahkan, di Kota Madiun sudah terwujud kampung pengawas partisipatif dan kampung tolak money politic. Masing-masing terdapat lima kelurahan.

‘’Dengan semakin meningkatnya partisipasi masyarakat, pelaksanaan Pemilu ke depan akan semakin baik dan berkualitas,’’ ujarnya (dhevit/agi/diskominfo)