Sepekan Pendaftaran CPNS Dibuka, Disnaker Kota Madiun Catat Permintaan AK 1 Meningkat

MADIUN- Sejak dibukanya pendaftaran Calon Aparatur Sipil Negara (CASN/CPNS) 11 November 2019 lalu, permintaan pembuatan Kartu Kuning atau AK 1 di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Madiun mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Menurut Kepala Bidang Tenaga Kerja Varda Yuniarti mengatakan, dengan dibukanya portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN), sudah mulai banyak masyarakat yang membuat kartu kuning. Bahkan peningkatakan juga terjadi sebelum dibukanya  pendaftaran.

“Sejak September lalu sudah mengalami peningkatan hingga sekarang. Tercatat sejak dua bulan lalu hingga saat ini, pencari kerja yang mempersiapkan dokumen AK 1 sudah sebanyak 229 orang,” ujarnya.

Varda mengatakan, jumlah pemohon meningkat karena untuk persyaratan pemberkasan CPNS. Namun, kata dia, pemohon dari kalangan pencari kerja  lainnya juga banyak yang meminta penerbitan surat AK1 tersebut.

Baca juga:   Bekali Keterampilan Warga, Disnaker Gelar Pelatihan Operator Komputer

Sebenarnya, lanjut dia, salah satu terjadinya peningkatan AK 1 dikarenakan masyarakat menyadari bahwa mereka membuat kartu kuning sebagai bukti bahwa mereka mendaftarkan diri sebagai pencari kerja.

“Dengan begitu kan pemerintah bisa mencatat berapa pengangguran yang ada di kota ini. Kalau pun mereka tidak diterima CPNS, mereka ada peluang untuk kami wadahi. Mungkin lewat pelatihan-pelatihan yang Disnaker buat,” ungkapnya.

Untuk diketahui, AK 1 sendiri dibutuhkan sebagai syarat dalam pendaftaran CPNS, namun tak semua formasi memasukan kartu pencari kerja sebagai prasyarat utama untuk pendaftaran.
(dhevit/kus/madiuntoday).