Mempercantik Wajah Kota, Pemkot Madiun Tanam Tabebuya

MADIUN – Pemkot Madiun melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) mulai mengganti pohon-pohon yang sebelumnya ditebang. Tak hanya berfungsi meneduhkan, pohon-pohon baru ini juga akan mempercantik wajah kota.

Salah satu tanaman yang dipilih pemkot untuk mengganti pohon lama adalah Tabebuya. Tumbuhan yang sering dikira Bunga Sakura dari Jepang ini memang memiliki beberapa keunggulan. Di antaranya, memiliki struktur ranting yang rindang sehingga dapat berfungsi sebagai peneduh.

Selain itu, Tabebuya juga dapat menyerap karbon dan polusi kendaraan. Sehingga, mampu membuat udara di sekitarnya lebih bersih. Tak hanya itu, memiliki bunga-bunga yang cantik juga menjadi salah satu keunggulan Tabebuya.

Hal ini sesuai dengan arahan Walikota Madiun Maidi. Bahwa, pohon-pohon yang ada di sepanjang jalan di Kota Madiun tidak hanya harus rindang. Tapi, juga mempunyai fungsi mempercantik wajah kota. Hal ini juga sebagai upaya mewujudkan Kota Madiun, Kota Seribu Bunga.

Baca juga:   Dapat Sumbangan Ambulan dari PT INKA, Walikota Harap Hanya untuk Jaga-Jaga

Kepala Dinas Perkim Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto menuturkan, penanaman dilakukan secara bertahap. Salah satunya seperti tampak di Taman Lalu Lintas Bantaran Kali, Jumat (22/11). Selain itu, pohon Tabebuya juga sudah dapat ditemui masyarakat di Jalan Campursari, Serayu, dan Tanjung Raya.

‘’Rencananya, seluruh Kota Madiun akan ditanami tanaman berbunga. Terutama, Tabebuya dan Bungur,’’ ujarnya.

Pada PAK 2019, Dinas Perkim menganggarkan belanja Rp 200 juta untuk memperindah Kota Madiun. Salah satunya, untuk menanam Pohon Pule yang akan ditanam di Jalan Mayjend Sungkono sekitar pekan depan. Anggaran ini akan diperbesar pada 2020 mendatang hingga Rp 600 juta.

‘’Tidak hanya pohon, tapi juga tanaman lainnya sebagai penghias. Sehingga, bisa segera mewujudkan Kota Madiun yang warna-warni dan dihiasi seribu bunga,’’ tandasnya. (Dhevit/irs/madiuntoday)