MADIUN – Nama dan kisah hidup Heri Susanto alias Heri Keong, warga Kelurahan Tawangrejo, Kota Madiun cukup dikenal akhir-akhir ini. Hal itu tak terlepas dari kunjungan kerja walikota ke rumahnya pertengahan September lalu. Walikota yang kala itu juga bermalam di rumah Heri, sering menceritakan pengalamannya di sana saat pertemuan-pertemuan. Tak heran, kisah hidup Heri sudah tersebar luas kini.

Hidup pencari keong sawah tersebut bisa dibilang sudah lebih baik saat ini. Hal itu, tak terlepas dari upaya Pemerintah Kota Madiun yang memberikan bantuan rehab rumah melalui dana corporate social responsibility (CSR) PT Inka. Rumah baru dengan dana rehab sebesar Rp 65 juta itu sudah nyaris rampung. Pekerjaan sudah 90 persen lebih. Senyum sumringah terus menghiasi wajah Heri.

‘’Alhamdulillah, tinggal sedikit lagi selesai. Padahal pengerjaan dimulai awal bulan lalu,’’ kata Heri, Jumat (22/11).

Rumah tipe 36 di atas lahan 14×10 meter persegi tersebut memang sudah nyaris sempurna. Tinggal pekerjaan akhir. Pekerja terlihat sibuk mengerjakan bagian plafon. Itupun juga mendekati selesai. Setelahnya, tinggal pemindahan listrik dan PDAM dari rumah lamanya yang tak layak itu. Heri memang tidak merehab rumahnya. Dana CSR digunakan untuk membangun rumah baru tak jauh dari yang lama. Dia memang masih memiliki sedikit tanah kosong.

‘’Semua dari pemborong. Saya tidak pernah mengusulkan desain bangunan. Tetapi yang ini sudah bagus dan sesuai dengan harapan,’’ imbuh bapak empat anak itu.

Baca juga:   Maksimalkan Pelayanan Pada Masyarakat, Pemkot Tambah 392 Titik PJU Baru

Suami Tijem itu mengaku tidak pernah menduga akan mendapat bantuan rehab rumah. Bahkan, membayangkannya pun tak pernah. Kabar baik itu dimulai dari kunjungan walikota ke rumahnya pertengahan September lalu. Dia mengaku juga tidak pernah mengusulkan bantuan. Namun, dirinya memang sudah masuk daftar warga kurang mampu lewat pendataan RT.

Seakan sudah rezeki, kondisi kurang mampu keluarga Heri itu disambut program Pemkot Madiun melalui kunjungan kerja walikota. Walikota Maidi memang menghendaki untuk meninjau rumah warga kurang mampu di kelurahan yang dikunjungi. Rumah Heri terpilih. Melihat kondisi rumah Heri tersebut, walikota langsung menarik CSR PT Inka untuk membantu.

‘’Saya tahunya baru sehari sebelum kunjungan itu. Dikabari sama pak RT, kalau pak walikota mau datang. Saya tidak tahu kalau akhirnya dapat bantuan rehab rumah,’’ ungkap ayah dari Ika, Anisa, Alisa, dan Aditya itu.

Heri mengaku sudah tidak sabar menempati rumah barunya. Namun, dia kudu bersabar sejenak. Selain belum selesai seratus persen, Pemkot Madiun rencananya juga bakal menggelar seremonial serah terima bangunan.

‘’Saya dan keluarga pokoknya ngikut saja. Diberi bantuan ini sudah sangat bersyukur,’’ pungkasnya sembari menyebut seakan tak percaya akan punya rumah baru. (ws hendro/agi/madiuntoday)