Tingkatkan Kualitas SDM Guru, Pemkot Gelar Workshop Best Practice 2019

SURAKARTA – Walikota Madiun Maidi mengharapkan akselerasi pembangunan di segala bidang. Terutama, bidang pendidikan yang menjadi modal awal pencapaian kesuksesan. Karenanya, berbagai upaya dilakukan untuk percepatan pengembangan pendidikan di Kota Pendekar.

Salah satunya, meningkatkan SDM tenaga pendidik melalui kegiatan Workshop Best Practice 2019 bagi guru sekolah jenjang SD dan SMP di Hotel Sahid Jaya, Surakarta.

Upaya peningkatan kualitas tenaga pendidik merupakan salah satu program yang telah disusun oleh Walikota dalam Panca Karya. Yakni, Madiun Kota Pintar.

“Perubahan itu datangnya dari ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan itu ada di sekolah, kampus, dan perpustakaan. Di dalamnya pasti ada guru. Jadi, guru harus pintar supaya bisa membawa perubahan yang baik,” ujarnya saat memberikan sambutan di hadapan peserta workshop, Jumat (29/11).

Dalam kegiatan tersebut, Walikota juga memaparkan program-program yang telah dirancang bersama Pemkot Madiun untuk memajukan sektor pendidikan. Selain meningkatkan SDM guru pendidik, upaya lainnya yakni dilakukan dengan menambah fasilitas yang menunjang proses belajar-mengajar.

Terkait hal ini, Pemkot Madiun telah menganggarkan Rp 40 miliar untuk pengadaan laptop gratis. Komputer jinjing ini nantinya akan dibagikan kepada siswa SD dan SMP di Kota Madiun.

Baca juga:   Walikota Madiun Berangkatkan Ribuan Peserta Jalan Santai Milad Muhammadiyah

Tak hanya itu, laptop yang dibagikan juga sudah diisi dengan materi sesuai dengan jenjang pendidikan penerimanya. Alat inipun akan terkoneksi dengan program Rumah Belajar yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Untuk itu, Walikota berpesan kepada guru-guru agar dapat mengikuti perkembangan zaman. Sehingga, sejalan dengan fasilitas yang telah disediakan pemkot. Serta, dapat melaksanakan proses belajar mengajar kepada anak didiknya secara tepat.

“Tidak hanya murid, guru juga harus belajar. Dan itu dilakukan terus menerus. Karena perubahan itu sifatnya dinamis,” jelasnya.

Walikota pun berharap, kegiatan yang diikuti oleh tenaga pendidik dari SD-SMP negeri dan swasta di Kota Madiun ini dapat memberikan manfaat bagi peserta. Serta, memacu semangat mereka untuk terus berinovasi dan berprestasi.

“Mari jadi guru yang aktif, cerdas, dan mampu menjalankan tugas dengan penuh kreativitas,” tandasnya. (Dhevit/irs/diskominfo)