Keseruan Youth Fest 2019 Hari Kedua Jadikan Sosiliasai Cukai Makin Mengena

MADIUN – Hari kedua event Youth Fest 2019 in PeceLand terbukti juga menjadi sarana sosialisasi yang tepat. Salah satunya, sosialisasi ketentuan cukai. Bagaimana tidak, kegiatan yang berlangsung dua hari itu dihadiri ribuan pengunjung dan peserta. Tak heran, sosialisasi salah satu ketentuan negara yang dilakukan itu langsung mengena pada sasaran.

‘’Acaranya menarik dan ditempat yang asik. Pengunjungnya juga banyak. Jadi sekali sosialisasi bisa langsung tersampaikan ke banyak orang,’’ kata Humas Bea Cukai Madiun Intan Dwi Lestari, Minggu (1/12).

Seperti di hari pertama, banyak keseruan mengemuka di hari kedua. Mulai senam, penanaman pohon, pemilihan Miss PeceLand, News Paper Fashion Show, hingga guest star youtuber asal Jogja, Tri Suaka. Hal itu tentu menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat kota maupun luar daerah.

‘’Cukai merupakan salah satu pemasukkan negara seperi pajak. Penggunaan juga dikembalikan kepada masyarakat. Seperti perbaikan jalan, pelatihan, hingga terbaru untuk bidang jaminan kesehatan,’’ imbuh perempuan 19 tahun itu.

Baca juga:   Dapat Akses Khusus, KPU Fasilitasi Difabel Dalam Pemilu

Intan menyebut terdapat tiga barang wajib cukai yang beredar di tanah air. Yakni, etil alkohol, minuman mengandung etil alkohol, dan hasil tembakau. Hasil tembakau paling banyak beredar. Di antaranya, klobot, tembakau iris, dan rokok. Terbaru, rokok elektrik juga wajib cukai. Masyakarat wajib tahu. Memperjual-belikan rokok wajib membayar cukai. Sebaliknya, melanggar ketentuan cukai, pidana menanti. Masyarakat wajib menjalankan aturan. Jangan membeli rokok ilegal. Mulai rokok polos alias tanpa pita cukai, berpita cukai palsu, dan berpita cukai tidak sesuai peruntukan.

‘’Barang-barang ini dikenakan cukai karena pemanfaatannya merugikan kesehatan. Karenanya, peredaran ketiga barang ini perlu dikendalikan,’’ pungkasnya. (ws hendro/agi/madiuntoday).