Terkait Pemangkasan Eselon, Walikota Tunggu Juknis Pusat

Di Posting Oleh madiuntoday

2 Desember 2019

MADIUN – Menjelang penghujung 2019, Presiden Joko Widodo mengeluarkan kebijakan terkait birokrasi di lingkungan pemerintahan. Yakni, berupa pemangkasan jabatan Eselon III dan Eselon IV mulai 2020 mendatang. Kebijakan inipun mengundang perhatian banyak pihak. Tak terkecuali, Walikota Madiun Maidi.

Menanggapi kebijakan orang nomor satu di Indonesia tersebut, Walikota menuturkan bahwa hal itu akan mempercepat proses pengambilan keputusan. ‘’Sehingga, birokrasi yang bertele-tele dan panjang dapat segera diselesaikan apabila dikerjakan oleh Eselon I dan II saja,’’ ujarnya saat diwawancarai, Senin (2/12).

Menurut Walikota, birokrasi yang terlalu panjang tak dapat dipungkiri menghambat jalannya roda pemerintahan. Sehingga, keputusan yang seharusnya bisa segera diambil justru harus terganjal banyaknya tingkatan birokrasi.

‘’Berjenjang kalau bagus ya bisa cepat. Tapi kalau ada satu saja yang trouble pasti akan ruwet,’’ jelasnya.

Meski begitu, Walikota tidak mau berandai-andai. Pihaknya masih mengunggu surat resmi dari pemerintah pusat terkait penerapan pemangkasan tersebut. Apapun keputusannya, Walikota menyatakan Pemkot Madiun siap menjalankan kebijakan presiden.

Sementara itu, sebelumnya Menteri Sekretaris Negara Pratikno memastikan bahwa pemangkasan eselon tidak akan berpengaruh terhadap pemangkasan pegawai maupun pengurangan penghasilan.

‘’Ini hanya untuk memangkas rentang pengambilan keputusan. Jadi kalau eselon III-IV berkurang, rentang jadi pendek, sekaligus dibuka ruang selebar-lebarnya untuk jabatan fungsional,” terangnya sebagaimana dikutip dalam Merdeka.com. (WS Hendro/irs/madiuntoday)

Artikel Terkait

Perangi Covid-19, Pemkot Madiun Bentuk Kampung Tangguh di 3 Kelurahan

Perangi Covid-19, Pemkot Madiun Bentuk Kampung Tangguh di 3 Kelurahan

MADIUN – Upaya menanggulangi penyebaran Virus Korona terus dilakukan oleh Pemkot Madiun. Rabu (27/5), Pemkot Madiun menggelar rapat koordinasi bersama forkopimda setempat. Yakni, untuk membahas pembentukan Kampung Tangguh di wilayah Kota Madiun. 3 kelurahan terpilih...

Don`t copy text!