Berbusana Adat, Guru Makin Semangat Ikut Cerdas Cermat

Di Posting Oleh madiuntoday

3 Desember 2019

MADIUN – Keseruan lomba cerdas cermat dalam rangka memperingati Hari Korpri ke-48 di Kota Madiun masih terus berlangsung. Setelah OPD menjajal pengetahuan tentang Korpri, RPJMD, dan Panca Karya, giliran perwakilan SD dan SMP beradu kemampuan yang sama.

Namun, ada pemandangan berbeda pada lomba cerdas hari kedua ini. Tak hanya mempersiapkan diri untuk dapat menjawab pertanyaan dengan benar, para peserta juga melengkapi penampilannya agar semakin menarik.

Untuk itu, para peserta mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia. Mulai dari Jawa, Sumatra, Kalimantan, Hingga Papua. Hal inipun membuat mereka semakin bersemangat dalam mengikuti pertandingan.

Dalam event tersebut, SD diwakili oleh masing-masing gugus di setiap kecamatan. Sedangkan, jenjang SMP diikuti oleh seluruh SMP negeri di Kota Madiun. Mereka terbagi dalam enam sesi. Masing-masing sesi dipilih juara 1 dan 2.

Persaingan sengit untuk mencapai hasil yang terbaik pun terjadi. Para peserta tampak sudah menguasai pertanyaan demi pertanyaan yang diajukan oleh panitia. Bahkan, nilai yang diraih tak jauh berbeda antara regu satu dengan yang lainnya.

Hal inipun mendapatkan apresiasi dari Asisten Pemerintahan dan Pembangunan Kota Madiun Andriono Waskito Murti. ‘’Nilainya di atas 300 semua. Ini bagus. Berarti sekolah sudah paham dengan materi lomba,’’ tuturnya saat menghadiri kegiatan tersebut.

Andriono pun menambahkan, panitia telah menyepakati suatu perubahan. Yakni, untuk babak final yang tadinya diambil 8 regu diubah menjadi 12 regu. ‘’Ini kesepakatan kami selaku panitia sebagai bentuk apresiasi kepada peserta,’’ jelasnya.

Andriono berharap, peserta dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan lancar. Serta, tidak menjalaninya dengan terlalu tegang. ‘’Ini hiburan,’’ ucapnya. (Dhevit/irs/madiuntoday)

Artikel Terkait

Tekan Penularan, Imunitas Tenaga Kesehatan Semakin Ditingkatkan

Tekan Penularan, Imunitas Tenaga Kesehatan Semakin Ditingkatkan

MADIUN – Tenaga kesehatan (nakes) sebagai garda terdepan memang rentan tertular Covid-19. Tak heran, jika tenaga kesehatan banyak yang terkonfirmasi Covid-19. Tak terkecuali di Kota Madiun. Karenanya, wali kota terus memberikan perhatian khusus bagi tenaga medis...

Don`t copy text!