Konsepkan Masjid Megah, Walikota Harapkan Kota Pendekar Maju di Tiap Sektor

MADIUN- Kota Pendekar kian mantap menuju go international. Setelah beberapa pembangunan untuk  mempercantik kota terus digenjot, seperti pembangunan patung pendekar di proliman, pelebaran Jalan Pahlawan, dan rencana pembangunan PeceLand, kali ini Walikota Madiun akan membangun tempat ibadah yang dikonsepkan secara megah untuk masyarakat Kota Madiun.

Hal tersebut menjadi pembahasan saat walikota membuka rapat kerja tahunan dewan pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Madiun, pada Jumat (6/12). Walikota mengapresiasi usulan yang diberikan oleh MUI, dirinya menekankan pembangunan di kota yang dipimpinnya harus berkelanjutan dan seimbang. Tatkala ekonomi kreatif berjalan, harus diimbangi dengan ketaqwaan dan keimanan.

“Semua kegiatan ekonomi berjalan, namun tak boleh meninggalkan kegiataan ketakwaan dan keimanan. Terkait usulan masjid, saya akan bawa konsep masjid di Istanbul ke Kota Madiun,” ungkapnya.

Terkait penempatan masjid, mantan Sekda Kota Madiun itu akan menempatkannya di area PeceLand yang memiliki luas kurang lebih 15 hektar. “Di PeceLand tidak usah susah minta masyarakat datang, nanti mereka yang datang ke situ, makan pecel sambil lihat masjid yang bangunannya megah,” ujarnya.

Baca juga:   Tak Perlu Khawatir, Lokasi Ini Tetap Buka Selama Libur Lebaran

Sementara itu, Ketua MUI Kota Madiun Sutoyo mengatakan apresiasi yang diberikan oleh walikota memang sebuah hal yang baik. Pasalnya, dia mengatakan, Walikota Madiun Maidi telah mendapat predikat Milenial Religius dari Jawa Timur, sehingga keinginan orang nomor satu di kota ini untuk memajukan kota secara lahiriah dan batiniah patut didukung.

“Dengan dilengkapinya sarana ibadah seperti masjid-masjid megah yang bisa jadi jujugan wisata religi, ini sebuah kebijakan yang tepat. Sehingga Kota Madiun ini bisa dikenal sebagai kota yang maju dari segala bidang,” tandasnya.
(luki/kus/diskominfo)