Dorong Keterbukaan Informasi, Pemkot Madiun Beri Penghargaan Admin PPID Pembantu Terbaik

MADIUN – SDM Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) memegang peranan penting di dalam pemerintahan. Mereka bertugas sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat. Untuk itu, mereka dituntut aktif, responsif, dan inovatif dalam menjalankan tugasnya.

Untuk menyemangati SDM PPID Pembantu, Pemkot Madiun melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menyelenggarakan PPID Award 2019. Penghargaan bagi admin PPID Pembantu Terbaik di Kota Madiun itu berlangsung di Ballroom The Sun Hotel Madiun, Rabu (11/12).

Setelah melewati monitoring dan evaluasi yang ketat, terpilihlah pemenang admin PPID pembantu terbaik kategori OPD dan kelurahan.

Untuk kategori OPD dimenangkan oleh BPBD sebagai juara pertama. Kemudian, di posisi kedua dan ketiga masing-masing diraih oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan serta Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana.

Sedangkan, juara 1, 2, dan 3 untuk kategori kelurahan secara berurutan diraih oleh Kelurahan Pangongangan, Josenan, dan Kanigoro.

Selain itu juga diberikan penghargaan kepada admin PPID pembantu terbaik dengan kategori tertentu. Yakni, kategori informatif diraih oleh Ester dari Kelurahan Kanigoro, kategori kreatif diraih oleh Purwanto dari Kelurahan Josenan, dan kategori responsif diraih oleh Lutfi dari Dinkes KB.

Selanjutnya, kategori inovatif diraih oleh PPID Pembantu dari BPBD Kota Madiun Ahmad. Lalu, PPID Pembantu Terbaik kategori aplikatif diraih oleh Edi Purwanto dari Disperta, dan kategori inspiratif diraih oleh Minarto dari Kelurahan Pangongangan.

Baca juga:   Konsep Hutan Dalam Perkotaan, Pemkot Tanam Pohon Pule 15 Ton di Pertigaan Jalan

Walikota Madiun Maidi pun hadir untuk memberikan penghargaan kepada para pemenang. Tak hanya mengucapkan selamat, walikota juga memberikan apresiasi kepada PPID pembantu yang telah berhasil meraih penghargaan.

”PPID adalah ujung tombak informasi pemerintah kepada masyarakat. Maka prestasi ini harus dipertahankan dan diikuti oleh yang lainnya,” tutur walikota.

Walikota juga berharap, admin PPID dapat menjalankan tugasnya dengan maksimal. Sehingga, informasi dapat tersampaikan secara akurat kepada masyarakat. Serta, mewujudkan Panca Karya kelima, yaitu Madiun Kota Terbuka.

Sementara itu, kegiatan Evaluasi Pengelolaan Layanan Informasi Publik di Lingkungan Pemerintah Kota Madiun Tahun 2019 itu juga mendatangkan narasumber ahli. Yakni, Ketua Pusat Informasi dan Humas (PIH) Universitas Airlangga Surabaya Dr. Suko Widodo.

Dalam kesempatan itu, Suko menjelaskan fungsi kehumasan dalam pemerintahan. Serta, kaitannya dengan revolusi industri 4.0. Suko berharap, seluruh ASN di lingkungan Pemkot Madiun dapat menjadi humas yang menyediakan informasi akurat dan terpercaya. Khususnya, terkait kebijakan pemerintah daerah.
(Luki/irs/diskominfo)