Sudah Hampir Jadi, Trotoar Jalan Pahlawan Bakal Jadi Kawasan Wisata dan Edukasi

Di Posting Oleh madiuntoday

11 Desember 2019

MADIUN – Pembangunan sebagian trotoar Jalan Pahlawan Kota Madiun sudah nyaris rampung. Proyek pelebaran trotoar itu sudah menyentuh 96 persen. Pekerjaan diprediksi selesai satu sampai satu setengah minggu ke depan.

‘’Saat ini sudah 96 persen. Pokonya, Desember ini selesai,’’ kata walikota usai meninjau proyek pembangunan, Rabu (11/12).

Pembangunan, lanjutnya, tinggal memasang sebagian keramik, penutup bak kontrol, lampu, dan penanaman pohon berbunga. Pun, semua bahannya sudah siap. Tinggal eksekusi. Bahkan, Dinas Perkim juga sudah mencoba lampu taman yang akan dipasang kemarin malam. Walikota menyebut pemasangan tunggu bagian beton tiang lampu sebagai pondasi.

‘’Kawasan sini nanti bisa melebihi Jalan Malioboro. Lebih elit dari sana,’’ tegasnya sembari menyebut sepanjang Jalan Pahlawan akan dikonsep seperti itu ke depan.

Walikota menyebut kawasan Jalan Pahlawan bakal seperti luar negeri. Menjadi jalan jantung kota sekaligus kawasan wisata dan edukasi. Sebab, trotoar juga sebagai tempat belajar bagi entrepreneur muda. Mereka yang bersedia bakal dilatih berwirausaha di sana. Pemkot menyediakan tempat-tempat kuliner khusus. Namun, yang berjualan wajib para wirausahawan muda. Menggunakan baju koki dan dibekali ilmu melayani konsumen yang baik.

‘’Disini nanti jadi tempat nongkrong, tetapi nongkrong yang elit. Obrolannya harus yang bermanfaat. Misalnya soal usaha atau keilmuan lain. Bukan sekedar nongkrong yang menghabiskan waktu,’’ tegasnya.

Walikota menambahkan pemanfaatan Jalan Pahlawan bukan sekedar bisnis mencari keuntungan. Namun, juga sarana diskusi menyelesaikan masalah atau menggali ide-ide baru. Namun, terdapat makanan kecil yang menemani. Selain itu, jalan juga menjadi kawasan wisata. Walikota berencana menambahkan media tengah dan ditambah tanaman bonsai. Penataan juga akan dilakukan. Mulai pemanfaatan sungai sebelah Jalan Perintis Kemerdekaan hingga parkir Sumber Umis.

‘’Nanti juga ada sentra seni di atas sungai sebelah Jalan Perintis hingga ke Plaza Lawu. Sungai akan ditutup. Sebagian untuk kuliner sebagian untuk pasar seni. Kawasan parkir (Sumber Umis) juga akan ditata,’’ pungkasnya. (ws hendro/agi/madiuntoday)

Artikel Terkait

Don`t copy text!