Agar Kunker Makin Berkah, Walikota Salat Berjamaah dan Yasinan di Masjid Nurul Hidayah

MADIUN – Kunjungan Kerja (Kunker) Walikota Madiun Maidi yang dikemas dalam kegiatan Walikota Bersama Rakyat (WBR) berlanjut di Kelurahan Josenan, Kamis (12/12). Seperti gelaran sebelumnya, Kunker juga diisi dengan kegiatan religi. Mulai salat berjamaah, doa bersama, dan pembacaan Surat Yasin. Kegiatan religi kali ini berlangsung di Masjid Nurul Hidayah Jalan Kalimosodo Kelurahan setempat. Kegiatan juga menjadi sarana serap aspirasi dan sosialisasi program kerja walikota.

Walikota Maidi menyebut kegiatan doa bersama penting dan perlu. Selain untuk meningkatkan iman dan taqwa, kegiatan juga wujud syukur atas nikmat yang diberikan. Seperti diketahui, Kota Madiun cukup kondusif sampai saat ini. Keamanan merupakan anugerah besar yang dapat dirasakan saat ini selain berjuta nikmat lain. Tanpa daerah yang aman, stabilitas daerah akan terganggu. Begitu juga dengan aktifitas masyarakat. Karenanya, walikota mengajak untuk terus menjaga kondusifitas yang sudah baik selama ini.

‘’Kota kita sudah aman, nyaman, dan damai. Mari kita jaga dan ditingkatkan. Sesama warga harus saling guyup rukun dan saling menghormati,’’ katanya.

Baca juga:   Menuju Penilaian Nasional, Walikota Imbau TK Pembina Tampil Maksimal

Setiap permasalahan, lanjut walikota, baiknya diselesaikan dengan musyawarah terlebih dahulu. Apalagi, jika hanya melibatkan antar warga. Walikota juga berpesan untuk tidak mudah terprovokasi kabar yang belum jelas. Sebab, banyak informasi bohong yang sengaja dihembuskan untuk mendapatkan keuntungan pribadi maupun golongan. Ini wajib diwaspadai. Paling tidak, warga tak turut menyebarluaskan. Cukup berhenti di pribadi masing-masing.

‘’Tidak usah ikut-ikutan yang seperti itu. Kalau ada yang belum jelas tanyakan pada kelurahan atau langsung kepada saya,’’ ungkapnya.

Kegiatan juga menjadi sarana serap aspirasi. Sebab, dialog mengemuka setelah kegiatan. Walikota memang menjadikan setiap kesempatan untuk mendengar masukan dan saran. Begitu juga saat Salat Subuh berjamaah.

‘’Pembangunan harus dapat memberikan manfaat bagi masyakarat. Pemerintah harus banyak turun untuk mendengar keinginan masyarakat akan pembangunan daerah,’’ pungkasnya. (Radit/agi/diskominfo).