Jadi Tren Masa Kini, Sekolah Kedinasan Kian Ramai Peminat

Di Posting Oleh madiuntoday

26 Desember 2019

MADIUN- Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK) makin eksis di masa kini. PTK sendiri merupakan peguruan tinggi di bawah departemen selain Departemen Pendidikan Nasional atau lembaga pendidikan tinggi negeri yang memiliki ikatan dengan lembaga pemerintahan sebagai penyelenggara pendidikan.

Dari waktu ke waktu, kehadiran PTK makin banyak diincar oleh anak-anak SMA sederajat untuk melanjutkan pendidikan mereka. Beberapa PTK memberikan beasiswa ikatan dinas alias kuliah gratis hingga lulus, serta bisa langsung mendapat pekerjaan dengan bidang terkait. Maka dari itu tak heran jika PTK jadi jujugan para siswa untuk mengejar cita-citanya.

Hal di atas diamini oleh Yuni, salah seorang wali murid yang mengantarkan anaknya untuk berkeliling ke stand-stand pameran Expo PTK 2019 yang digelar di SMA 3 Taruna Angkasa Kota Madiun pada Kamis (2612). Dirinya mengatakan ingin melihat anaknya mendapatkan jaminan setelah lulus di perguruan tinggi.

Saya ingin kalau lulus SMA lapangan pekerjaan sudah ada dan jaminan kerja sudah pasti. Sekolah kedinasan ini bagus sekali mulai dari segi karakter dan kedisiplinan, terbentuk disana. Saya tidak ingin sekolah mahal-mahal tapi setelah selesai kuliah masih bingung kerjaan, ujar perempuan asal Blitar itu.

Expo tersebut memang ditujukan untuk para pelajar SMASMK sederajat se-eks Karesidenan Madiun beserta orangtuanya. Ketua Ikatan Mahasiswa Kedinasan Madiun Raya (IMKM) Rangga Arya Mahendra mengatakan, yang menjadi daya tarik sekolah di kedinasan terkait masalah pembiayaan.

Di kedinasan ada sekolah yang full dibiayai negara, juga ada sebagian yang dibiayai. Itu yang menyebabkan kedinasan punya daya tarik sendiri. Selain itu karakter dan kedisipilinan kita terasah sejak awal masuk pendidikan, ungkapnya.

Menurutnya, trend pelajar lulusan SMASMK di eks Karesidenan Madiun yang mengikuti jejaknya dari tahun ke tahun semakin meningkat. Dirinya mencontohkan, mahasiswa yang masuk Politeknik Imigrasi (Poltekim) ada 2016 empat orang, tahun 2017 enam orang, lalu 2018 sebanyak tujuh orang dan pada tahun ini sebanyak delapan orang.

Untuk diketahui, pada tahun ini Expo PTK diikuti sebanyak 18 Pergutuan Tinggi Kedinasan. Yakni
Politeknik Imigrasi (Poltekim), Politeknik Penerbangan Surabaya (Poltekbang Surabaya), Politeknik Ilmu Permasyarakatan (POLTEKIP), Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS), Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG), Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS), dan Politeknik Keuangan Negara – Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (PKNSTAN).

Selain itu juga terdapat stand Akademi Perkeretaapian Indonesia (API) Madiun, Sekolah Tinggi Maritim dan Transpor AMNI Semarang, Politeknik Kesehatan Semarang, Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN), Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD), Sekolah Tinggi Perikanan (STP), Politeknik Maritim Negeri Indonesia (POLIMARIN), Politeknik Pimpinan Perusahaan (APP), Polteknik Pelayaran Surabaya (POLTEKPEL), Politeknik Kelautan dan Perikanan (POLTEK KP), Politeknik Pembangunan Pertanian (POLBANGTAN ),  Akademi Pelayaran Niaga Indonesia (AKPELNI), Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN), dan Politeknik Surakarta.
(raditkusmadiuntoday)

Artikel Terkait

Sensus Penduduk Online Diperpanjang Hingga 29 Mei 2020

Sensus Penduduk Online Diperpanjang Hingga 29 Mei 2020

MADIUN – Sensus penduduk online yang sejatinya ditutup pada 31 Maret 2020 pukul 00:00 resmi diundur. Badan Pusat Statistik (BPS) memutuskan bahwa sensus penduduk online masih dapat diakses hingga 29 Mei 2020. Pengunduran penutupan SP online ini berdasarkan SK Kepala...

Don`t copy text!