Agar Tahun Baru Lebih Bermakna, Pemkot Gelar Doa Bersama Lintas Agama

MADIUN – Nuansa religi yang kental mewarnai perayaan malam pergantian tahun di halaman Balaikota Madiun, Selasa (31/12). Alunan shalawat terus bergema dengan iringan musik gambus khas Timur Tengah.

Para pemuka agama di Kota Madiun pun tampak hadir dan berkumpul di tenda tamu sebelah Utara. Tak hanya perwakilan dari agama Islam saja. Tapi juga, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Budha, Kong Hu Cu, hingga penganut kepercayaan tertentu.

Kedatangan para pemuka agama adalah untuk memenuhi undangan melaksanakan doa bersama lintas agama. Satu per satu mereka memanjatkan doa dengan cara masing-masing. Berharap yang terbaik untuk Kota Madiun dan warganya di tahun 2020 mendatang.

“2019 telah kita lewati dengan baik. Semoga, tahun 2020 bisa lebih baik lagi,” ujar Walikota Madiun Maidi dalam sambutannya.

Pada kesempatan tersebut, walikota juga meminta doa dari masyarakat untuk dirinya dan OPD di lingkungan Pemkot Madiun. Agar dapat menjalankan pemerintahan dengan amanah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Madiun.

Baca juga:   Walikota Buka Sosialisasi Adipura Tahun 2018

Tak hanya itu, walikota juga mengapresiasi kinerja Forkopimda di wilayah Kota Madiun. Atas kontribusinya, Kota Madiun semakin aman, nyaman, dan tenteram.

Setelah doa bersama lintas agama, perayaan pergantian tahun di balaikota juga dilengkapi dengan hiburan musik gambus Balasyik Entertainment. Dalam kegiatan tersebut juga diserahkan sejumlah bantuan kepada warga kurang mampu.

Sementara itu, suasana malam pergantian tahun baru yang berbeda terlihat di Taman Lalu Lintas Bantaran Kali Madiun. Hiburan musik yang ceria membuat perayaan tahun baru semakin meriah. Puncaknya, dilangsungkan pelepasan kembang api tepat pukul 00.00.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Wakil Walikota Madiun Inda Raya Ayu Miko Saputri dan suami, Sekda Rusdiyanto dan istri, Ketua TP PKK Kota Madiun Yuni Setyawati Maidi, kepala OPD, serta Forkopimda di wilayah Kota Madiun. (WS Hendro/irs/diskominfo)