Aplikasi e-bundahebat Bantu Orang Tua Pantau Tumbuh Kembang Anak

Di Posting Oleh madiuntoday

8 Januari 2020

MADIUN – Posyandu Kota Madiun cukup menarik tim penilai lapang Lomba Pelaksana Terbaik Kesatuan Gerak PKK, KKBPK, dan Kesehatan Kategori Posyandu saat datang ke Kota Pendekar, Senin (6/1) kemarin. Salah satunya, terkait inovasi e-bundahebat yang di-launching Dinas Kesehatan dan KB setempat. Aplikasi berbasis android itu disebut-sebut sebagai aplikasi pemantau tumbuh kembang balita satu-satunya di tanah air.

‘’Aplikasi ini kita luncurkan sejak April tahun lalu. Alhamdulillah cukup membantu masyarakat,’’ kata Kabid KB Dinas Kesehatan dan KB Kota Madiun Muchaiyan.

Aplikasi itu, katanya, sejatinya nyaris sama dengan kartu kembang anak. Aplikasi juga digunakan untuk mencatat setiap perkembangan anak ketika Posyandu. Bedanya, ini secara elektronik. Kelebihan lain, terdapat saran dan masukan yang dapat dilakukan orang tua akan anaknya sesuai dengan usianya.

‘’Perkembangan setiap anak itu berbeda. Tetapi pada umumnya anak usia satu tahun sudah bisa berjalan. Nah, orang tua bisa mendapatkan arahan untuk melatih anak berjalan jika dalam usia tersebut belum dapat melakukan apa yang seharusnya bisa dilakukan anak pada umumnya,’’ jelasnya.

Artinya, orang tua tidak perlu menunggu saat tatap muka di Posyandu setiap sebulan sekali. Saran dan masukan bisa didapat kapan saja. Artinya, pendeteksian kelainan pada anak bisa diketahui lebih awal. Muchaiyan menambahkan hasil perkembangan dalam aplikasi juga bisa di-share kepada anggota keluarga lain. Hal itu juga memudahkan disaat orang tua jarang bisa ketemu karena kesibukan masing-masing.

‘’Aplikasi ini juga berbasis NIK. Harapan kami nanti juga bisa dikoneksikan dengan aplikasi antrian online Puskesmas Sis-Bro,’’ harapnya.

Pihaknya menyebut sudah melakukan sosialisasi aplikasi kepada kader bina keluarga se-Kota Madiun untuk mempromosikan aplikasi ini. Harapannya, orang tua mendapatkan kemudahan layanan kekinian tersebut. Selain itu, aplikasi juga terkoneksi dengan kader di lingkungan masing-masing. Artinya, kader bisa mengingatkan jika ditemui kelainan pada anak.

‘’Semakin banyak yang mengingatkan semakin baik. Harapan kami, setiap masalah pada tumbuh kembang anak bisa segera tertangani,’’ pungkasnya. (ws hendro/agi/madiuntoday)

Artikel Terkait

10 Rumah Aman Jadi Aplikasi Berbasi AI Guna Perangi Covid-19

10 Rumah Aman Jadi Aplikasi Berbasi AI Guna Perangi Covid-19

MADIUN- Perang melawan penyebaran virus korona (Covid-19) terus digaungkan. Teranyar, pemerintah pusat melalui Kantor Staf Presiden (KSP) didukung oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) meluncurkan aplikasi 10 Rumah Aman yang dirancang secara...

Waspada Penyebaran Korona, Terminal dan Stasiun Sediakan Posko Covid-19

Waspada Penyebaran Korona, Terminal dan Stasiun Sediakan Posko Covid-19

MADIUN – Sebagai salah satu pintu keluar-masuk masyarakat dari berbagai daerah, stasiun dan terminal menerapkan prosedur pengamanan terkait penanggulangan penyebaran Virus Korona. Yakni, dengan mendirikan Posko Covid-19. Hal ini seperti tampak di Stasiun Madiun dan...

Don`t copy text!