Optimalkan Kebersihan, Walikota Beri Pengarahan Pejabat hingga Petugas Lapangan

MADIUN – Walikota Madiun Maidi kembali menegaskan bahwa saat ini Kota Madiun sedang berbenah. Untuk itu, dibutuhkan partisipasi semua pihak agar upaya tersebut dapat berjalan lancar dan mendapatkan hasil yang maksimal.

Hal ini disampaikan walikota dalam apel pengarahan di halaman Balaikota Madiun, Rabu (8/1). Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh pejabat dan pegawai di Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Bagian Umum, dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Madiun.

‘’Empat OPD ini adalah casing-nya Kota Madiun. Mulai dari pimpinan hingga tenaga kontrak, upahan, maupun tenaga harian semua saya butuhkan,’’ tutur walikota saat memberikan pengarahan.

Untuk itu, walikota meminta seluruh pihak untuk dapat mengerjakan tugasnya dengan maksimal. Serta, saling membantu. Terutama, dalam hal menjaga kebersihan dan keindahan kota.

‘’Ada sampah langsung diambil, masukkan tempat sampah. Ini berlaku bagi siapa saja. Mulai dari pimpinan hingga staf, tidak boleh membedakan,’’ imbuhnya.

Baca juga:   Dibantu Anggaran dari Pusat, Kota Madiun Akan Punya IPLT Tahun Ini

Lebih lanjut, walikota menegaskan bahwa pihaknya tidak akan toleransi kepada pejabat maupun pegawai yang tidak maksimal dalam bekerja. Menurutnya, program Panca Karya harus dijalankan. Termasuk, pembangunan untuk menjadikan Kota Madiun lebih maju.

Walikota pun menambahkan, penanaman pohon ditargetkan rampung sebelum Lebaran 2020. Harapannya, para tamu yang masuk ke Kota Madiun dapat merasakan perubahan. Serta, turut merasa senang dan bangga atas kemajuan Kota Madiun.

‘’Bulan-bulan ini saya akan sidak. Pohon yang mati segera diganti, yang kotor segera dibersihkan. Jam dinas ada lingkungan yang kotor, kok tidak ada orang (petugas kebersihan), akan saya cari,’’ tegasnya.

Walikota berharap, seluruh pejabat dan pegawai di lingkungan Pemkot Madiun dapat meningkatkan koordinasi. Serta, bekerja dengan ikhlas. Sehingga, hasil yang didapatkan nantinya adalah capaian yang maksimal. (Luki/irs/diskominfo)