Tak Hanya Hiburan, Trotoar Jalan Pahlawan Juga Bisa Jadi Sarana Edukasi

Di Posting Oleh madiuntoday

8 Januari 2020

MADIUN – Trotoar Jalan Pahlawan, tepatnya di sepanjang Balaikota Madiun terbukti menarik perhatian masyarakat. Tak hanya sebagai lokasi foto dan hiburan menikmati suasana kota saja. Tapi juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi.

Hal ini seperti yang dilakukan oleh SDN 01 Kartoharjo Kota Madiun. Rabu (8/1), para guru kelas I dan IV mengajak siswanya untuk belajar di trotoar tersebut. Yakni, sebagai salah satu implementasi pembelajaran di luar kelas.

Guru Kelas IV SDN 01 Kartoharjo Umi Kussamsikin menuturkan, trotoar Jalan Pahlawan merupakan salah satu lokasi yang cocok untuk melaksanakan kegiatan belajar di luar kelas. Selain karena masih baru, lokasi ini juga dianggap cukup aman untuk mengajak anak-anak.

‘’Trotoarnya lebar. Anak-anak bisa lebih leluasa berjalan kaki. Selain itu juga disediakan tempat duduk yang nyaman,’’ tuturnya.

Dengan mengajak anak-anak belajar di trotoar, Umi berharap bisa memberikan pengetahuan bagi anak didiknya tentang kemajuan yang telah dicapai oleh Kota Madiun saat ini. ‘’Sehingga, anak-anak bisa lebih cinta terhadap kotanya,’’ imbuh Umi.

Dalam kegiatan belajar di luar kelas tersebut, para siswa kelas IV diminta membuat puisi tentang hal-hal yang menarik perhatiannya di trotoar Jalan Pahlawan. Misalnya Audrey Tegifi Peluntina. Siswa kelas IV B itu membuat puisi berjudul bunga. Sedangkan temannya, Nikia Echa, membuat puisi berjudul Hypermart.

Tak hanya kelas IV, kegiatan tersebut juga diikuti oleh siswa kelas I. ‘’Untuk kelas I mengerjakan tugas mata pelajaran Agama. Yakni, membuat tabel perbedaan benda-benda ciptaan Tuhan dan manusia,’’ tutur Sri Lestari, Guru Agama SDN 01 Kartoharjo. Atau, biasa disebut SD Guntur.

Selain itu, para siswa juga diminta menuliskan berbagai bangunan di sekitar Jalan Pahlawan. Seperti, gedung pemerintahan, pusat perbelanjaan, dan tempat ibadah. ‘’Mungkin anak-anak sering lewat jalan ini tapi kurang memerhatikan sekitarnya. Dengan mengenal tempat ibadah, diharapkan anak-anak bisa memiliki sikap toleransi kepada pemeluk agama lain,’’ imbuhnya.

Pada kegiatan tersebut, para guru dan siswa juga berkesempatan bertemu dengan Walikota Madiun Maidi. Mereka pun mengabadikan momen tersebut dengan foto bersama. (WS Hendro/irs/madiuntoday)

Artikel Terkait

Don`t copy text!