Pengarahan Persiapan Pengerjaan Paket Pekerjaan Konstruksi, Walikota Harap Asosiasi Profesional

MADIUN- Pengadaan barang dan jasa memiliki peran yang penting dalam pelaksanaan pembangunan daerah. Khususnya terhadap peningkatan pelayanan publik serta pengembangan perekonomian, baik nasional maupun daerah. Maka dari itu perlu komitmen antar pemerintah dan asosiasi pengadaan barang dan jasa.

Hal tersebut disampaikan Walikota Madiun Maidi saat membuka rekal pengerjaan barang atau jasa Kota Madiun tahun anggaran 2020 yang berlangsung di ruang 13 Balaikota Madiun pada Jumat (10/1). Dalam kesempatan itu walikota juga menekankan pentingnya profesionalitas yang harus dimiliki oleh tiap asosiasi dalam pengerjaan paket pekerjaan konstruksi, baik barang ataupun jasa.

“Beberapa hal yang perlu saya sampaikan. Terima kasih kepada pihak ketiga telah bekerja sama dengan  Pemkot Madiun di 2019 sehingga semua kegiatan selesai. Bulan ini akan saya evaluasi. Oleh karena itu saya minta ke teman-teman asosiasi hendaknya asosiasi yang ada di ini meningkatkan keprofesionalan dan rukun antar sesama asosiasi,” jelasnya.

Baca juga:   Ajak Siswa Mengenang Perjuangan TRIP di Kota Madiun

Semua proyek yang ada di Kota Madiun, kata walikota sudah di cek. Beberapa pengerjaan yang tidak baik masih jadi pekerjaan rumah. Walikota mencontohkan, misalnya pemborong tidak memiliki modal namun tetap ingin mengerjakannya. Walikota menegaskan tidak ingin hal tersebut terjadi di kota yang dipimpinnya.

“Saya ingin kota ini benar-benar bagus. Saya mohon semua kegiatan paket pengerjaan barang dan jasa untuk pihak ketiga jangan coba ikut-ikut untuk berlaku tidak bersih. Semua harus dikerjakan sesuai prosedur yang ada,” ungkapnya.

Untuk diketahui, pada tahun 2020 terdapat 137 kegiatan yang akan ditenderkan. Terinci bidang konstruksi 93, konsultasi 19, dan barang 20. Sedangkan yang sifatnya E-Purchase total 324.
(luki/kus/diskominfo)