Gubernur Khofifah Instruksikan Kepala Daerah Waspadai Bencana Alam Hingga Mei

SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengeluarkan surat edaran kepada bupat/walikota untuk melakukan kesiapsiagaan bencana sampai bulan Mei mendatang. Hal ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi dan menanggulangi potensi bencana alam. Seperti, banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung.

Upaya kesiapsiagaan ini juga dilakukan dengan menginstruksikan kepada OPD terkait untuk selalu waspada mengambil langkah cepat. Salah satunya, menyiagakan tim selama 24 jam penuh. Baik di daerah yang berpotensi rawan bencana maupun tidak.

‘’Di tengah musim penghujan saat ini, pemprov menaruh perhatian serius terhadap bencana hidrometeorologi. Karena dampak yang ditimbulkan besar, semua pihak juga harus ikut waspada,’’ tuturnya.

Gubernur perempuan pertama di Jatim ini juga mengimbau kepada seluruh kepala daerah untuk terus memantau perkiraan cuaca dari BMKG. Serta, saling berkoordinasi untuk siap siaga menghadapi segala kemungkinan.

Sebelumnya, beragam upaya telah dilakukan oleh Pemprov Jatim. Di antaranya, koordinasi lintas sektor, perbaikan infrastruktur di beberapa titik, serta sosialisasi kepada masyarakat. Kesadaran masyarakat merupaksan salah satu langkah penting mengantisipasi setiap bencana.

Baca juga:   Peringatan Puncak BBGRM Jadi Ajang Kukuhkan Forum Karang Taruna di Kota Pendekar

“Karena selain pemerintah, masyarakat juga memiliki peranan penting ikut andil dalam menghadapi bencana yang akan terjadi. Sehingga mampu tercipta rasa aman meski daerah tersebut termasuk kategori rawan resiko bencana,” ujarnya.

Sementara itu, kesiapsiagaan menanggulangi bencana telah dilakukan oleh Pemkot Madiun bersama forkopimda. Selain menggelar rakor dan apel kesiapsiagaan menghadapi bencana, pemkot bersama forkopimda juga membangun posko darurat di Alun-Alun Kota Madiun.

‘’Kesiapsiagaan kita lakukan terus sampai BMKG menyatakan kondisi sudah aman dan kondusif,’’ tutur Dandim 0803/Madiun Letkol Czi Nur Alam Sucipto saat diwawancarai setelah apel Jumat lalu.

Dalam mengantisipasi bencana alam, Kodim 0803/Madiun menerjunkan 1 peleton tim khusus untuk memantau wilayah Kota Madiun. Selain itu, juga dibantu oleh anggota Polres Madiun Kota dan OPD di lingkungan Pemkot Madiun.

Walikota Madiun Maidi juga berharap, wilayah Kota Madiun aman dari bencana alam. ‘’Posko kami selalu siap siaga. Segera laporkan jika melihat keadaan darurat melalui 112,’’ tegasnya. (Dhevit/irs/madiuntoday)