Makin Banyak RTH, Rehab Sentuh RTH di Lingkungan Warga

MADIUN – Pemenuhan Ruang Terbuka Hijau (RTH) terus dilakukan Pemerintah Kota Madiun. Sejumlah RTH bakal direhab ulang di 2020 ini. Rencananya terdapat tujuh RTH yang bakal digarap tahun ini. Di antaranya, RTH Rejomulyo, RTH Perum Widodo Kencono, RTH Respati Manis, hingga RTH Monumen Pancasila di Jalan Diponegoro. Pengerjaan rencananya dimulai Maret nanti.

‘’Ini bukan RTH besar. Kebanyakan yang ada di dalam lingkungan perumahan,’’ kata Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto, Selasa (14/1).

Sejumlah RTH tersebut sejatinya sudah ada. Hanya, kondisinya butuh perawatan. Ada juga yang berupa tanah lapang yang tak terpakai. Pembangunan RTH diharap dapat bermanfaat kepada masyarakat. Mulai sebagai tempat duduk hingga bermain anak-anak. Soeko menambahkan pemkot memang getol memanfaatkan lahan yang kurang maksimal menjadi lebih optimal.

‘’Sesuai arahan bapak walikota, titik yang kurang optimal akan dimaksimalkan. Kota kita juga masih kekurangan RTH sampai saat ini,’’ jelasnya.

Anggaran yang disiapkan tiap-tiap RTH beragam. Mulai Rp 150 juta hingga Rp 2 miliar. Selain RTH, Dinas Perkim juga melakukan perbaikan pagar makam hingga kampung tematik. Tahun ini, terdapat dua kampung tematik yang mendapat bantuan program. Yakni, di Kelurahan Nambangan Lor dan Madiun Lor. Pemerintah tidak membangun dari awal. Namun, meneruskan yang sudah dimulai warga.

Baca juga:   Serahkan SK Kenaikan Pangkat PNS, Walikota Harap Peningkatan Kinerja

‘’Jadi masyarakat sekitar secara swadaya sudah memiliki taman sendiri dengan tema tertentu. Nah, pemerintah membantu melengkapi apa yang belum,’’ ujarnya.

Soeko menambahkan pihaknya tahun ini juga memiliki pekerjaan penerangan jalan umum dan taman. Terutama trotoar-trotoar baru. Seperti diketahui, walikota ingin meneruskan trotoar di Jalan Pahlawan hingga perempatan tugu. Begitu juga pembangunan sentra kuliner di Jalan Rimba Dharma. Trotoar dipastikan juga akan berhias lampu taman. Anggarannya, hampir mencapai Rp 200 juta.

‘’Program kita tahun ini banyak yang bersentuhan dengan proyeknya PU. Termasuk nanti taman di perbatasan kota, pohonnya nanti dari kita atau dari CSR,’’ pungkasnya. (dhevit/agi/madiuntoday)