Selalu Siap Melayani, Petugas Damkar dan BPBD Evakuasi Tiga Sarang Tawon Hari Ini

Di Posting Oleh madiuntoday

15 Januari 2020

MADIUN – Keberadaan sarang tawon ndas atau Vespa affinis memang cukup meresahkan. Apalagi, jika keberadaannya terusik. Salah-salah bisa berujung musibah. Bahkan, disatu kasus sampai menimbulkan korban jiwa. Beruntung terdapat petugas Pemadam Kebakaran dan BPBD yang sigap mengevakuasi serangga mematikan tersebut sebelum menimbulkan korban. Seperti yang terlihat di Kelurahan Banjarejo Kota Madiun ini. Petugas sigap menghalau sarang tawon kendati harus berjibaku dengan sengatannya.

‘’Sebenarnya belum ada laporan terkait sengatannya. Tetapi karena ini berdekatan dengan PAUD, jadi kami evakuasi sekalian,’’ kata Kasi Penanggulangan dan Evaluasi Kebakaran Satpol PP Kota Madiun Anang Dwi Sulistianto di sela evakuasi, Rabu (15/1).

Anang menyebut pihaknya bersama BPBD sudah melakukan tiga kali evakuasi sarang tawon hari ini. Selain di Banjarejo, dua lainnya di Kelurahan Pilangbango dan Josenan. Namun, kasus di Banjarejo sedikit berbeda. Jika sarang tawon biasanya menggantung, kali ini menempel pada dinding rumah. Ukurannya mencapai 30 sentimeter. Petugas lantas mengambil langkah untuk dibakar dilokasi.

‘’Kalau menggantung bisa kami tangani dengan memasukkan dalam karung kemudian untuk dibakar di bawah. Tetapi karena yang ketiga ini menempel kuat, kami putuskan membakarnya langsung,’’ jelasnya.

Namun, pembakaran tentu harus sangat berhati-hati. Salah-salah bisa mengenai rumah. Tak heran, langkah antisipasi dengan penyemprotan air dilakukan setelahnya. Sebab, kayu rumah terlihat sudah cukup tua dan lapuk hingga mudah terbakar. Masalah bertambah rumit lantaran banyaknya tawon dalam sarang. Bahkan, seorang petugas terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena tersengat. Padahal, petugas sudah menggunakan baju tahan api untuk pemadaman. Nyatanya, sengatan tawon masih juga tembus.

‘’Ada juga yang tersengat tapi tidak sampai harus ke rumah sakit. Ketahanan tubuh seseorang memang berbeda-beda. Sedang, sengatan tawon jenis ini memang cukup menyakitkan,’’ imbuhnya.

Penanganan sarang tawon bukan kali pertama dilakukan. Petugasnya pernah menangani hal serupa sebelumnya di sejumlah tempat. Tidak hanya tawon, juga ular hingga menyelamatkan kucing yang masuk sumur. Masyarakat bisa menghubungi kantor pemadam kebakaran atau BPBD bagi yang membutuhkan bantuan. Namun, pertolongan juga bisa diakses melalui layanan call center 112.

‘’Prinsip kami memberikan pelayanan kepada masyarakat. Silahkan saja untuk menghubungi bagi yang membutuhkan,’’ pungkasnya. (dhevit/agi/madiuntoday)

Artikel Terkait

Tujuh Pasien Covid-19 Soedono Terkonversi Negatif Siap Dipulangkan

Tujuh Pasien Covid-19 Soedono Terkonversi Negatif Siap Dipulangkan

MADIUN – Lima pasien positif Virus Korona di RSUD Dr. Soedono Madiun telah dinyatakan konversi negatif atau sembuh. Pihak rumah sakit tengah mempersiapkan pemulangan lima pasien asal Magetan tersebut. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Direktur Pelayanan Medik dan...

Don`t copy text!