Minat Baca Tinggi, Perpusda Kian Optimalkan Fasilitas dan Pelayanan

Di Posting Oleh madiuntoday

16 Januari 2020

MADIUN- Minat baca masyarakat Kota Pendekar semakin tinggi. Hal itu ditandai dengan melonjaknya jumlah kunjungan ke Perpustakaan Daerah. Dalam hitungan dua tahun ini, peningkatan terjadi sebesar 60 persen. Pada 2018 jumlah pengunjung kurang lebih 61.600, sedangkan di tahun 2019 jumlah pengunjung tercatat sebanyak 98.257.

“Perpustakaan, untuk menghitung minat baca indikator utamanya terletak di jumlah pengunjung. Semenjak renovasi, penambahan fasilitas dan jam operasional diperpanjang, minat berkunjung ke perpustakaan daerah melonjak drastis,” ujar Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Madiun Ahsan Sri Hasto.

Saya bisa sampaikan, kata dia, sebanyak apapun fasilitas yang ditingkatkan pasti akan selalu digunakan dan bermanfaat bagi masyarakat. Ahsan mencontohkan, seperti ruang baca yang mulanya kecil lalu diperluas, tetap penuh dengan para pengunjung yang membaca buku di perpustakaan.

“Berarti bisa dibilang minat baca masyarakat kita itu tinggi. Tinggal menunggu seberapa optimal kita menambahkan pelayanan, pasti minat baca itu akan mengikuti,” ungkapnya.

Berdasarkan data yang ada, Perpustakaan Daerah Kota Madiun pada tahun 2019 memiliki tambahan koleksi buku sebanyak 4.900 eksemplar yang berasal dari pembelian fisik sebanyak 2.400, pemberian Perpustakaan Nasional sebanyak 1.800, pemberian BI Corner sebanyak 350 dan Graha Ilmu sebanyak 350 eksemplar.

Sedangkan saat ini perpustakaan daerah Kota Madiun memiliki koleksi buku sebanyak 19.897 judul buku dan jumlah buku sebanyak 47.248 eksemplar. Ahsan mentargetkan pada tahun ini, jumlah pengunjung yang datang ke perpustakaan akan terus mengalami peningkatan. Karena semakin banyak orang yang datang ke perpustakaan, semakin tinggi pula minat baca yang ada di masyarakat, sehingga bisa terwujud sumber daya manusia yang unggul.
(dhevit/kus/madiuntoday)

Artikel Terkait

Sensus Penduduk Online Diperpanjang Hingga 29 Mei 2020

Sensus Penduduk Online Diperpanjang Hingga 29 Mei 2020

MADIUN – Sensus penduduk online yang sejatinya ditutup pada 31 Maret 2020 pukul 00:00 resmi diundur. Badan Pusat Statistik (BPS) memutuskan bahwa sensus penduduk online masih dapat diakses hingga 29 Mei 2020. Pengunduran penutupan SP online ini berdasarkan SK Kepala...

RSUD Kota Madiun Siapkan Ruang Observasi Pasien Suspect Covid-19

RSUD Kota Madiun Siapkan Ruang Observasi Pasien Suspect Covid-19

MADIUN – Kendati bukan termasuk sebagai rumah sakit rujukan pasien Covid-19, RSUD Kota Madiun tetap bersiap diri. Saat ini, mereka telah menyediakan satu bangsal khusus sebagai ruang observasi berisi 14 bed. Walikota Madiun Maidi saat meninjau bangsal observasi...

Don`t copy text!