Hadirkan Tiga Grup Barongsai, Pembukaan PeceLand Chinese New Year Festival 2020 Makin Aduhai

Di Posting Oleh madiuntoday

22 Januari 2020

MADIUN – PeceLand Chinese New Year Festival 2020 resmi dibuka, Rabu (22/1). Bertempat di Jalan Batanghari, festival menyambut perayaan Imlek itu berlangsung seru lagi menarik. Bukan hanya bazar kuliner khas Imlek dan tanah air. Kegiatan yang digagas Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun itu juga diwarnai penampilan kesenian barongsai dan naga leang leong. Tak tanggung-tanggung, tiga grup dragon dan lion dance di Kota Madiun ditampilkan untuk menghibur masyarakat. Penampilan tiga grup barongsai tersebut membuat pembukaan festival makin aduhai.

Yakni, grup barongsai Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Hwie Ing Kong Madiun, grup barongsai Mitra Harapan, dan grup barongsai Xia Lion Dance. Ketiga grup sengaja berbagi tempat pertunjukkan. Pertama grup barongsai TITD Hwie Ing Kong Madiun yang mengawal Walikota Madiun dan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Madiun dari rumah dinas walikota menuju lokasi kegiatan. Kedua, grup barongsai Mitra Harapan yang menyambut di depan pintu masuk lokasi acara dan terakhir grup barongsai Xia Lion Dance yang menghibur di dalam lokasi festival. Tak heran, masyarakat tampak berjubel di luar hingga dalam lokasi.

‘’Hari ini kami membawa dua barongsai dan satu naga. Pertunjukkan kami dimulai dari rumah dinas sampai lokasi,’’ kata Koordinator grup barongsai TITD Hwie Ing Kong Madiun Eko Setiono.

Pihaknya membawa 20 personil. Baik penari maupun penabuh musik. Berbagai atraksi ditampilkan disepanjang jalan. Hal itu menarik perhatian masyarakat dan pengendara. Tak sedikit yang mengikuti di belakang. Pertunjukkan semakin seru begitu sampai di depan lokasi. Rombongan langsung disambut grup barongsai Mitra Harapan yang sudah bersiap di pintu. Lagi-lagi masyarakat semakin riuh.

Begitu juga saat pemotongan pita oleh Walikota Madiun. Ketiga grup barongsai saling unjuk gigi dibarengi dengan bunyi petasan dan kembang api. Tak heran, kegiatan pembukaan semakin seru. Masyarakat tampak semakin berjubel. Beberapa di antaranya memilih masuk ke lokasi dan berburu kuliner khas Imlek di stan-stan bazar.

‘’Grup barongsai di Kota Madiun cukup banyak. Kesenian ini memang cukup diminati masyarakat,’’ kata pimpinan grup barongsai Xia Lion Dance Agus Setiawan.

Agus juga membawa sekitar 20 personil dengan empat barongsai dan satu naga. Menariknya, penari naga semuanya perempuan keculai bagian kepala dan ekor. Hal itu, tentu menjadi daya tarik tersendiri. (ws hendro/agi/madiuntoday)

Artikel Terkait

10 Rumah Aman Jadi Aplikasi Berbasi AI Guna Perangi Covid-19

10 Rumah Aman Jadi Aplikasi Berbasi AI Guna Perangi Covid-19

MADIUN- Perang melawan penyebaran virus korona (Covid-19) terus digaungkan. Teranyar, pemerintah pusat melalui Kantor Staf Presiden (KSP) didukung oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) meluncurkan aplikasi 10 Rumah Aman yang dirancang secara...

Waspada Penyebaran Korona, Terminal dan Stasiun Sediakan Posko Covid-19

Waspada Penyebaran Korona, Terminal dan Stasiun Sediakan Posko Covid-19

MADIUN – Sebagai salah satu pintu keluar-masuk masyarakat dari berbagai daerah, stasiun dan terminal menerapkan prosedur pengamanan terkait penanggulangan penyebaran Virus Korona. Yakni, dengan mendirikan Posko Covid-19. Hal ini seperti tampak di Stasiun Madiun dan...

Don`t copy text!