Jadi Narsum Program Literasi Teknologi Informasi dan Komunikasi, Walikota Sampaikan Program Smart City

MADIUN – Program Literasi Teknologi Informasi dan Komunikasi hasil kerja bareng Relawan TIK Kota Madiun dengan Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Suara Madiun sedikit berbeda menapaki 2020 ini. Program talkshow radio yang sudah berjalan dua tahun tersebut dikemas menarik di Government Chief Information Officer (GCIO), Rabu (22/1) malam. Apalagi, narasumber yang dihadirkan bukan sembarangan. Yakni, Walikota Madiun Maidi dan Dosen Prodi Sistem Informasi ITS Tony Dwi Susanto. Selain itu, tentu perwakilan relawan TIK dan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kota Madiun. Kegiatan juga disiarkan langsung melalui fanpage facebook dan youtube Pemerintah Kota Madiun dan madiuntoday serta 93 FM Radio Suara Madiun.

Mengangkat tema smart city, talkshow berbagai obrolan menarik tersaji. Walikota menyebut berbagai pemanfaatan teknologi diterapkan dalam mendukung smart city di Kota Madiun. Mulai dibidang pendidikan, kesehatan, hingga kesejahteraan masyarakat. Walikota tunjuk bukti terkait program laptop gratis bagi pelajar di Kota Madiun yang akan dimulai tahun ajaran 2020/2021 ini. Laptop dirasa tepat untuk mendongkrak peningkatan SDM di Kota Pendekar. Pelajar tidak perlu lagi repot mencari materi lantaran keterbatasan sarana di rumah. Pelajar biasanya hanya mengoperasikan laptop saat di sekolah tetapi belum banyak yang juga memiliki di rumah untuk menambah keterampilan mengoperasikan komputer tersebut.

‘’Pelajar juga tidak perlu takut ketinggalan pelajaran kalau terpaksa tidak masuk sekolah. Pelajar dan guru tetap bisa tatap muka melalui laptop,’’ kata walikota.

Baca juga:   Halal Bihalal, Walikota Harap Peran Alim Ulama Meningkat Agar Pondasi Agama Makin Kuat

Hal itu cukup memungkinkan lantaran Pemkot Madiun juga memiliki program internet gratis berupa Wifi yang sudah mencapai 1.400 titik hingga ke poskamling. Program juga salah satu wujud pemanfaatan teknologi dalam pelayanan kepada masyarakat. Di bidang kesehatan, pemkot memiliki berbagai layanan yang diakses melalui aplikasi. Seperti layanan antrian online di Puskesmas, aplikasi tumbuh kembang anak bunda hebat, dan lain sebagainya.

‘’SDM memang menjadi perhatian pemerintah pusat seperti instruksi Presiden untuk menekankan SDM dan SDM. Hal ini sudah kami respon dengan peningkatan SDM di daerah. SDM yang unggul pasti dicari,’’ ungkapnya.

Program Literasi Teknologi Informasi dan Komunikasi ini juga masuk nominasi World Summit Information Society (WSIS) Prizes 2020. WSIS merupakan forum pertemuan dunia tentang pemberdayaan teknologi informasi milik PBB. Program literasi di Radio Suara Madiun itu masuk nominasi di antara 19 program lain kategori media dari seluruh di Dunia.

20 nominator tengah bersaing merebutkan vote terbanyak saat ini. vote akan ditutup 24 Januari besok. Lima program dengan vote terbanyak berhak mendapatkan penilaian pakar dari PBB. Satu yang terbaik akan diundang ke Jenewa Swiss untuk mendapatkan penghargaan. Karenanya, dukungan voting dari masyarakat akan sangat membantu. Vote dapat dilakukan melalui s.id/pilihmadiun atau kunjungi laman WSIS melalui https://www.itu.int/net4/wsis/stocktaking/Prizes/2019/Index. (ws hendro/agi/diskominfo)