Pawai Imlek Mitra Harapan Jadi Sarana Penyebar Pesan Damai

Di Posting Oleh madiuntoday

31 Januari 2020

MADIUN-Euforia Imlek masih terasa di Kota Pendekar, meskipun tahun baru Imlek telah berlangsung pada 25  Januari lalu namun kemeriahannya tetap ada hingga saat ini. Apalagi, perayaan Cap Go Meh masih akan dilaksanakan pada Februari mendatang.

Maka tak heran, jika masih ada perayaan-perayaan yang berhubungan dengan tahun baru masyarakat Tionghoa ini. Salah satunya seperti kegiatan yang baru saja dilakukab oleh siswa-siswi Sekolah Nasional Tiga Bahasa Mitra Harapan pada Jumat (31/1).

Ratusan siswa SD hingga SMP berjalan beriringan diawali dengan atraksi enerjik dari barongsai. Tak hanya itu, pafa siswa juga mengenakan pakaian Cheongsam dan membawa lampion dengan paduan warna merah dan kuning.

“Kami merasa senang melihat antusias masyarakat. Di peringatan imlek kali ini, mereka dengan sukarela memberikan angpau kepada barongsai kita padahal sebelumnya tidak ada pengumuman kalau kita akan mengadakan pawai,” ujar Ketua Yayasan Jaya Mitra Harapan Wihady.

Pawai tersebut dimulai sejak pukul 08.00, diawali dengan para siswa berkumpul di halaman Klenteng Hwie Ing Kiong Madiun. Pawai dimulai dengan menampilkan tari kreasi Imlek dan barongsai. Siswa SD-SMP berjalan kaki. Sedangkan, siswa Playgroup dan TK menaiki dokar.

Rute yang dilewati saat pawai yakni, Jalan Cokroaminoto. Kemudian, lanjut ke Jalan Musi, Jalan HA. Salim, Jalan Panglima Sudirman. Lalu, kembali ke Klenteng Hwie Ing Kiong. Di sepanjang jalan, penampilan siswa-siswi sekolah tersebut menjadi perhatian warga sekitar. Bahkan, banyak di antaranya yang memberikan angpao lewat mulut barongsai.

Wihady mengatakan, selain untuk memeriahkan Imlek, kegiatan pawai juga sebagai upaya memasyarakatkan kebudayaan Tionghoa di Kota Madiun. Juga, melestarikan keanekaragaman budaya yang ada di Kota Pendekar ini. “Diharapkan di Kota Madiun ini suasananya semakin kondudusif. Banyak budaya yang  ada di Indonesia disatukan kembali disini. Untuk mewujudkan Indonesia yang berwarna dan damai,” pungkasnya.
(dhevit/kus/madiuntoday)

Artikel Terkait

Don`t copy text!