Malam Peringatan Cap Go Meh, Walikota Ajak Masyarakat Doakan Wuhan

MADIUN – Wabah 2019-nCoV coronavirus yang kini melanda berbagai negara memantik simpati warga Kota Madiun. Walikota Madiun Maidi pun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berdoa bersama. Khususnya demi keselamatan dan kesehatan mereka yang saat ini tengah terjangkiti virus tersebut di berbagai tempat.

Ajakan itu dia sampaikan saat acara malam kesenian, dalam rangka perayaan tahun baru Imlek dan Cap Go Meh 2571, di Gedung Tri Dharma Hwie Ing Kiong, Sabtu (8/2). Menurut Walikota Maidi, di saat seperti ini, masyarakat perlu saling bergandeng tangan melawan virus tersebut. Doa, kata dia, penting untuk saling menguatkan. Disamping itu, walikota juga mengimbau agar masyarakat senantiasa menjaga kebersihan dan kesehatan diri.

Dalam kesempatan yang sama, Walikota Maidi juga mengatakan bahwa keberadaan klenteng dan masyarakat Tionghoa dengan beragam kesenian khasnya seperti barongsai, dapat menjadi daya tarik wisata daerah. Terlebih keberadaan budaya Tionghoa di Kota Pendekar memiliki sejarah yang panjang.

Baca juga:   Hadiri Pemilihan Kakang-Mbakyu Kota Madiun, Walikota Harap Target dan Peningkatan SDM Duta Wisata

“Ratusan tahun yang lalu Masjid Kuncen, Masjid Taman, Klenteng, Gereja didirikan di Kota Madiun. Sejak saat itu keberagaman terbingkai dengan harmonis di kota tercinta ini. Saya harap kedamaian dan kerukunan ini terus dijaga,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama walikota juga menyampaikan pembangunan-pembangunan yang sedang berjalan di kota yang dipimpinnya. Dirinya mengatakan, melalui visi-misi yang terangkum dalam Panca Karya, walikota berharap kemajuan untuk kota dan kesejaheraan pada masyarakat dapat meningkat.

“Melalui visi-misi Panca Karya kota kita sudah saya program untuk menjadi kota nomor satu di Indonesia. Mohon silahkan jika ada saran dan masukan yang membangun untuk kota silahkan disampaikan, kita terbuka,” ujarnya.

Dalam perayaan Cap Go Meh kali ini, ditampilkan pula pertunjukkan barongsai. Tak hanya itu, sajian khas lontong cap go meh yang menjadi ciri khas juga tak ketinggalan menjadi sajian pamungkas dalam acara tersebut.
(ws hendro/kus/diskominfo)