Walikota Dorong Peningkatan Kapasitas Sekolah Dalam Program Adiwiyata

MADIUN – Adiwiyata sebagai program pendidikan lingkungan hidup telah menjadi pembelajaran wajib di sekolah dalam beberapa waktu terakhir. Melalui program ini pula, setiap sekolah dinilai untuk mendapatkan predikat Adiwiyata. Mulai dari tingkat kota, provinsi, nasional, dan mandiri.

Di Kota Madiun, tak sedikit sekolah yang telah menyandang status Adiwiyata Mandiri atau menuju Adiwiyata Mandiri. Namun, masih banyak pula yang baru ada dalam tahap Adiwiyata Kota. Untuk itu, Walikota Madiun Maidi mendorong sekolah tersebut untuk mengejar ketertinggalan.

‘’Saya harap, tahun ini sekolah yang masih Adiwiyata Kota bisa ditingkatkan menjadi Adiwiyata Provinsi,’’ ujar walikota saat membuka kegiatan Sosialisasi Adiwiyata dengan tema Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Madiun di Ballroom The Sun Hotel, Selasa (11/2).

Baca juga:   Hobi Grafiti? RT di Kota Madiun Ini Sediakan Ruang Coret-Coret Khusus Lho...

Menurut walikota, predikat tersebut bukan sekadar penghargaan bagi prestasi yang diraih oleh sekolah. Tetapi, sebagai wujud keikutsertaan sekolah dalam mensukseskan program pemerintah. Terutama, dalam hal pengelolaan lingkungan.

Apalagi, program penataan lingkungan tengah gencar dilaksanakan oleh Pemkot Madiun. Mulai dari penanaman pohon dan bunga, pengelolaan sungai dan sampah, hingga penyediaan ruang terbuka hijau yang lebih nyaman.

Walikota berharap, beragam program dan kegiatan yang telah disusun oleh pemerintah dapat diikuti oleh semua sekolah di Kota Madiun. Baik dari tingkat TK hingga SMA/ sederajat. ‘’Meski SMA sudah wewenang provinsi, bukan berarti tidak lagi berhubungan dengan kota. Maka, program kota juga wajib diikuti,’’ tegasnya. (Dhevit/irs/diskominfo)