Asal Catut Logo, Pimred JTV Madiun Laporkan si Pembuat Video

Di Posting Oleh madiuntoday

21 Februari 2020

MADIUN – Hati-hati dalam membuat konten di dunia maya. Terutama ketika memakai konten maupun identitas milik orang maupun perusahaan. Salah-salah, bisa berujung masalah. Terbaru, Pimpinan Redaksi (Pimpred) JTV biro Madiun, Wahono Karyadi terpaksa melaporkan seseorang ke Polres Madiun Kota, Jumat (21/2).

Hal itu menyusul adanya konten video dari seseorang yang belum diketahui identitasnya tersebut telah mencatut logo resmi JTV Madiun dalam kontenya. Apalagi, video yang terdeteksi di status aplikasi Whatsapp itu juga menggunakan bumper program Kabar Apik. Video tersebut menayangkan salah satu tempat wisata di Kabupaten Magetan.

‘’Ini jelas merugikan. Apalagi, Kabar Apik merupakan program berbayar. Takutnya itu dijadikan alasan si pembuat konten tadi untuk mengambil keuntungan,’’ kata Wahono.

Wahono menyebut pelaku cukup berani lantaran secara terang-terangan menggunakan logo resmi JTV Madiun dalam konten videonya. Logo sama sekali tidak berubah dari aslinya. Artinya, sama persis. Pelaku juga menambahkan kata Madiun di bawah logo. Pihaknya juga menyertakan CD yang berisi program resmi JTV ke polisi sebagai pembandingnya.

‘’Karena (logonya) sama persis, sehingga menurut kami, orang tersebut seolah-olah bertindak sebagai karyawan resmi JTV Madiun,’’ terangnya.

Laporan kasus dugaan pelanggaran UU ITE tersebut sudah Kanit Pidek, Satreskrim Polres Madiun Kota, Iptu Jarno. Wahono berharap pihak berwajib segera dapat menindaklanjuti laporan tersebut. Pasalnya, tidak menutup kemungkinan akan merugikan orang maupun instansi.

‘’Kita belum tahu apakah video yang dibuat itu hanya untuk iseng atau digunakan untuk mencari keuntungan. Takutnya kalau digunakan untuk meminta uang pada yang dibuatkan video,’’ ujarnya sembari menyebut juga agar menjadi pelajaran bagi semua. (ws hendro/agi/madiuntoday)

Artikel Terkait

Don`t copy text!