Jaring Wajib KTP Baru, Dukcapil Jemput Bola ke Sekolah Agar KBM Tak Terganggu

Di Posting Oleh madiuntoday

21 Februari 2020

MADIUN – Layanan keliling Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Madiun ke instansi sekolah kembali dimulai tahun ini. Satu persatu sekolah dikunjungi. Seperti yang terlihat di SMAN 4 Kota Madiun, Jumat (21/2) ini. Setidaknya, terdapat 23 pelajar yang melakukan perekaman KTP elektronik di sekolah tersebut.

Pelajar terlihat cukup terbantu dengan layanan data kependudukan menggunakan mobil keliling tersebut. Paling tidak, mereka tidak perlu izin meninggalkan sekolah ketika harus mengurus KTP. Pun, tidak perlu antri panjang. Tak heran, layanan ini cukup diminati pelajar.

‘’Peminatnya cukup bagus. Bahkan, kemarin sempat tembus 30 pelayanan. Tidak hanya pelajar, ada juga guru yang sekalian melakukan kepengurusan data kependudukan,’’ kata Kasi Inovasi dan Kerjasama Dinas Dukcapil Kota Madiun Lystiana.

Layanan memang tidak sekedar KTP. Namun, juga kepengurusan Kartu Identitas Anak (KIA) hingga KK. KIA memang masih berlaku sebelum 17 tahun. Pelajar yang memiliki KIA tetap dilayani kendati sudah SMA. Kecuali yang tinggal beberapa bulan lagi berumur 17 tahun.

‘’Prinsipnya kami tidak boleh menolak. Tetapi kalau tingga dua sampai tiga bulan lagi sudah 17 tahun, akan kami sarankan untuk menunggu dulu sekalian rekam KTP. Tetapi kalau memang meminta, tetap akan kami layani,’’ terangnya.

Persyaratannya juga cukup mudah. Pelajar tinggal membawa fotokopi kartu keluarga (KK). Jadwal kunjungan ke sekolah memang sudah disampaikan sebelumnya. Bahkan, pihak Dukcapil juga mengundang kepala sekolah untuk pertemuan terkait jadwal dan persyaratan tersebut. Namun, pelajar juga dapat menunjukkan foto KK melalui handphone jika memang kelupaan.

‘’Kalau tidak bisa menunjukkan, akan kita telusuri melalui data base kependudukan. Kalau memang benar, akan kami layani,’’ ujarnya.

Lystiana menyebut kunjungan kali ini baru berjalan di empat sekolah. Masih sebelas sekolah lagi untuk tingkat SMA. Lystiana menyebut tidak semua sekolah swasta dikunjungi. Sebab, ada banyak pelajar luar Kota Madiun di sekolah swasta.

‘’Kami juga menyambangi sekolah dasar dan SMP untuk kepengurusan KIA. Tetapi jadwalnya bertahap setelah ini,’’ pungkasnya. (ws hendro/agi/madiuntoday)

Artikel Terkait

Gelar Evaluasi, Walikota Apresiasi Warga Patuhi Anjuran Tetap Di Rumah

Gelar Evaluasi, Walikota Apresiasi Warga Patuhi Anjuran Tetap Di Rumah

MADIUN – Setelah sekitar dua pekan menyelenggarakan patroli keliling setiap malam untuk menghalau warga yang keluar rumah, Pemerintah Kota Madiun mengadakan evaluasi. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (28/3) itu juga diikuti oleh Forkopimda lainnya di wilayah...

Alat Rapid Test Tiba, Jatim Tes Covid-19 Serentak Mulai Hari Ini

Alat Rapid Test Tiba, Jatim Tes Covid-19 Serentak Mulai Hari Ini

SURABAYA – Sebanyak 18.400 alat Rapid Test akhirnya tiba di Surabaya, Jawa Timur. Alat tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Kesehatan sebanyak 8.400 dan sebanyak 10.000 rapid test bantuan dari Yayasan Tzu Chi Buddha. Mulai Jumat (27/3), Pemprov Jatim menggelar...