Punguti 1 Kuintal Sampah Hingga Kreasikan Barang Bekas, Jadi Cara Peringati HPSN 2020

Di Posting Oleh madiuntoday

21 Februari 2020

MADIUN- Pemandangan berbeda terlihat di beberapa sekolah yang ada di Kota Pendekar. Terlihat siswa-siswi dengan penuh antusias memunguti sampah di halaman sekolah hingga yang berada di selokan. Tak hanya itu, seusai memunguti sampah, mereka dengan cekatan mengkreasikan barang-barang bekas yang telah dikumpulkannya untuk diubah menjadi kerajinan tangan yang menarik.

Ternyata hal itu dilakukan dalam rangka memperingati  Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang jatuh tepat pada Jumat (21/2). Maka dari itu, tak heran jika sekolah-sekolah tersebut mengerahkan seluruh komponen yang berada di lingkungan sekitar sekolah untuk ikut serta, gotong royong dalam membersihkan lingkungan. Seperti yang dilakukan SDN 02 Kanigoro dan SDN 01 Klegen.

Meskipun dilaksanakan di dua tempat terpisah, namun mereka berhasil menggerakkan siswa-siswi dan para guru untuk bersama-sama turun langsung membersihkan sampah-sampah hingga terkumpul gunungan sampah yang nantinya akan dibuang di tempat pembuangan sampah dan sebagian lainnya didaur ulang.

“Kami mengerahkan pasukan semut untuk membersihkan sekita sekolah. Kantor kelurahan, pasar, hingga instansi yang kita lewati saat jalan santai juga dibersihkan. Setelah itu siswa-siswi berkreasi dengan barang bekas, mulai dari kelas satu sampai enam semua berkumpul di halaman mengkreasikan handuk bekas dan botol plastik jadi pot bunga dan hiasan,” jelas Guru Pokja 3R SDN 02 Kanigoro Endang Sulistiyawati.

Senada dengan pernyataan di atas, Kepala Sekolah SDN 01 Klegen Siti Anisyah mengatakan berperilaku bersih memang menjadi tanggung jawab yang harus dilakukan bersama dan ditanamkan kepada anak-anak sejak dini. Aksi bersih-bersih, kata dia, dimulai di lingkungan kelas. Pihaknya mengajak semua anak didiknya turun gunung. Mereka semua diminta untuk mengenakan sarung tangan dan membawa kantong plastik untuk memunguti sampah.

“Prinsipnya supaya anak-anak paham akan kebersihan dan gotong royong. Mereka harus tahu kalau tidak menjaga kebersihan banyak masalah yang timbul, seperti mudah sakit dan lain-lain. Kami berharap lewat aksi sederhana ini bisa tercipta rasa memiliki sehingga siswa-siswi tergerak untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan,” pungkasnya.
(nanda/kus/madiuntoday)

Artikel Terkait

Gelar Evaluasi, Walikota Apresiasi Warga Patuhi Anjuran Tetap Di Rumah

Gelar Evaluasi, Walikota Apresiasi Warga Patuhi Anjuran Tetap Di Rumah

MADIUN – Setelah sekitar dua pekan menyelenggarakan patroli keliling setiap malam untuk menghalau warga yang keluar rumah, Pemerintah Kota Madiun mengadakan evaluasi. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (28/3) itu juga diikuti oleh Forkopimda lainnya di wilayah...

Alat Rapid Test Tiba, Jatim Tes Covid-19 Serentak Mulai Hari Ini

Alat Rapid Test Tiba, Jatim Tes Covid-19 Serentak Mulai Hari Ini

SURABAYA – Sebanyak 18.400 alat Rapid Test akhirnya tiba di Surabaya, Jawa Timur. Alat tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Kesehatan sebanyak 8.400 dan sebanyak 10.000 rapid test bantuan dari Yayasan Tzu Chi Buddha. Mulai Jumat (27/3), Pemprov Jatim menggelar...