Tingkatkan Ketertiban Kota, Pemkot Ajak 150 PKL Studi Banding Ke Semarang

Di Posting Oleh madiuntoday

24 Februari 2020

MADIUN – Upaya Pemerintah Kota Madiun untuk meningkatkan ketertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) semakin serius. Tak melulu dengan penindakan tegas, upaya tersebut juga diwujudkan dengan mengajak para PKL melakukan kegiatan studi banding.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (25/2). Sebanyak 150 perwakilan paguyuban PKL di Kota Madiun akan diajak berkeliling sentra PKL di Kota Semarang. ‘’Ada banyak tempat tujuan. Di antaranya Simpang Lima dan Kota Tua,’’ ungkap Kepala Dinas Perdagangan Kota Madiun Gaguk Hariyono saat dikonfirmasi, Senin (24/2).

Gaguk menuturkan, studi banding dilaksanakan sebagai salah satu cara mengedukasi para PKL Kota Madiun. Yakni, agar mereka dapat mempelajari cara-cara menata dagangan dengan baik. Serta, tidak menyebabkan area jualannya kotor. Khususnya, bagi pedagang makanan dan minuman.

Lebih lanjut, Gaguk mengatakan, pelaksanaan studi banding akan berlangsung selama dua hari. Walikota Madiun Maidi dan Wakil Walikota Madiun Inda Raya Ayu Miko Saputri juga dijadwalkan hadir dalam kegiatan tersebut.

‘’Bukan hanya pejabat, tapi PKL juga kami ajak studi banding. Supaya bisa mempelajari secara langsung dan meniru yang bagus untuk diterapkan di Kota Madiun,’’ ujar walikota saat diwawancarai beberapa waktu lalu.

Walikota juga menambahkan, studi banding juga dilakukan untuk menyongsong penataan PKL yang dilakukan oleh Pemkot Madiun. Di antaranya, pembangunan sentra kuliner Rimba Dharma, penataan Sunday Market, Alun-Alun, Lapangan Gulun, relokasi pasar bunga, serta penataan PKL-PKL di setiap kecamatan.

‘’Harapannya, fasilitas yang diberikan oleh Pemkot Madiun dapat dimanfaatkan dengan baik, dijaga, dan dapat dinikmati masyarakat. Tidak hanya karena rasanya yang enak, tapi juga kebersihan lokasi berdagang,’’ tandasnya. (WS Hendro/irs/madiuntoday)

Artikel Terkait

Kemenhub Susun Draft Regulasi Keamanan Sepeda

Kemenhub Susun Draft Regulasi Keamanan Sepeda

Atur Teknis Hingga Fasilitas Pendukungnya JAKARTA - Kementerian Perhubungan semakin serius dalam merancang regulasi untuk pengguna sepeda. Hal ini dilakukan menyusul meningkatnya jumlah penikmat kendaraan roda dua tersebut di tengah pandemi Covid-19. Direktur Jenderal...

Pemkot Madiun Siapkan Protokol Kesehatan Bus Wisata Mabour

Pemkot Madiun Siapkan Protokol Kesehatan Bus Wisata Mabour

MADIUN – Kedatangan transportasi wisata Madiun Bus On Tour atau Mabour telah menyita perhatian masyarakat. Namun, hingga kini Pemerintah Kota Madiun belum menetapkan perilisan bus wisata tersebut bagi masyarakat umum. Meski begitu, protokol kesehatan untuk mengamankan...

Don`t copy text!