Masuk Lima Besar Kategori Media, Program Literasi Relawan TIK di Radio Suara Madiun Selangkah Lagi Juara Dunia

Di Posting Oleh madiuntoday

25 Februari 2020

MADIUN – Langkah Relawan TIK Kota Madiun mengharumkan nama daerah di mata internasional akhirnya terwujud. Program literasi teknologi digital yang digagas Relawan TIK Kota Madiun di Radio Suara Madiun berhasil masuk lima terbaik. Tak heran, gelar champion pun disematkan World Summit Information Society (WSIS) Prizes 2020 untuk program literasi TIK dari Kota Madiun tersebut. Program berhasil menyingkirkan inovasi lain dari seluruh dunia.

Kabar itu diterima, Selasa (25/2) dini hari melalui email dan website WSIS. Sekedar informasi, WSIS merupakan forum pertemuan dunia tentang pemberdayaan teknologi informasi milik PBB. Relawan TIK memang memiliki program Talkshow Literasi Teknologi Informasi Komunikasi Suara Madiun yang diikutkan dalam award tahunan WSIS. Program literasi yang sudah berjalan dua tahun terakhir itu masuk dalam kategori media. Program tersebut hadir setiap Rabu dengan menghadirkan berbagai narasumber di bidang teknologi informasi. Program dinilai memberikan kontribusi besar kepada masyarakat terkait pemahaman teknologi informasi.

‘’Jadi ada 18 kategori. Karena program literasi kita memanfaatkan radio, jadi masuk pada kategori media,’’ kata Rusfendi Susianto, salah seorang Relawan TIK Kota Madiun.

Program yang masuk, kata dia, lantas diseleksi hingga muncul 20 nominator tiap kategorinya. Termasuk program Talkshow Literasi Teknologi Informasi Komunikasi Suara Madiun. Kabar itu diterima Januari lalu. Nah, 20 nominator akan diambil lima untuk menjadi champion. Pemilihan dilihat dari banyaknya dukungan masyarakat melalui vote.

‘’Jumlah total dukungannya tidak diketahui karena hanya disebutkan lebih dari empat ribu vote dalam email pemberitahuan itu,’’ jelasnya.

Lima inovasi dengan vote terbanyak itu berkesempatan mendapatkan review dari pakar di WSIS untuk menentukan satu yang terbaik. Artinya, program literasi Relawan TIK Kota Madiun juga akan direview nantinya. Review dilihat dari ulasan yang dikirimkan serta project website masing-masing program. Kota Madiun bersaing dengan program serupa dari Nepal, Cuba, Mexico, dan Bangladesh. Kelima champion juga berhak memberikan paparan langsung di Genewa, Swiss, April nanti.

‘’Jadi April nanti, tangal 6-9 ada forum itu di Swiss sana. Termasuk penghargaannya. Ini sudah capaian yang luar biasa karena hanya ada dua program dari tanah air yang masuk champion,’’ jelasnya sembari menyebut program dari Siberkreasi yang juga masuk dari tanah air. (ws hendro/agi/madiuntoday)

Artikel Terkait

Sensus Penduduk Online Diperpanjang Hingga 29 Mei 2020

Sensus Penduduk Online Diperpanjang Hingga 29 Mei 2020

MADIUN – Sensus penduduk online yang sejatinya ditutup pada 31 Maret 2020 pukul 00:00 resmi diundur. Badan Pusat Statistik (BPS) memutuskan bahwa sensus penduduk online masih dapat diakses hingga 29 Mei 2020. Pengunduran penutupan SP online ini berdasarkan SK Kepala...

Don`t copy text!