Tekan Kebakaran Rumah, Petugas Damkar Satpol PP Latih Anggota PKK

Di Posting Oleh madiuntoday

27 Februari 2020

MADIUN – Kejadian kebakaran di Kota Madiun cukup banyak. Setidaknya, tercatat 86 kejadian sepanjang 2018 dan 79 di 2019. Kendati jumlah kejadian menurun, kebakaran rumah tercatat meningkat. Kebakaran rumah tercatat meningkat dua kejadian diantara dua tahun tersebut. Dari 22 kejadian menjadi 24 kejadian. Bahkan, 19 kejadian di 2020 sampai Februari ini tercatat dari jenis kebakaran rumah.

Berbagai upaya dilakukan pemerintah setempat menekan hal tersebut. Salah satunya, melalui pelatihan pencegahan dan penanggulangan bencana kebakaran untuk Tim Penggerak PKK. Hal itu dirasa perlu mengingat kejadian kebakaran rumah didominasi kelalaian manusia.

‘’Ibu-ibu PKK ini punya peran penting di masyarakat. Harapannya, mereka dapat membagi ilmunya ke yang lain. Ini penting karena kejadian kebakaran lebih karena faktor manusia,’’ kata Walikota Madiun Maidi saat membuka pelatihan di Gedung Diklat, Kamis (27/2).

Karenanya, pelatihan dari petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Madiun itu sengaja melibatkan pengurus PKK dari Kota Madiun. Jumlahnya mencapai 220 orang. Walikota berharap ibu-ibu tersebut juga dapat menangani kebakaran di lingkungan masing-masing sebelum meluas.

‘’Ibu-ibu ini kan juga banyak di dapur. Sering berurusan dengan gas dan kompor. Kalau semisal ada gas yang bocor sampai kebakaran mereka tahu harus berbuat apa,’’ terangnya.

Pelatihan tidak hanya materi. Tetapi juga praktik langsung. Memanfaatkan Lapangan Olahraga Gulun, peserta diminta berlatih menangani kejadian kebakaran. Mulai kebakaran dari tabung gas hingga penanganan api yang sudah melebar di kompor dan perangkat masak. Peserta tampak antusias. Apalagi, terdapat hadiah menarik untuk yang berani praktik langsung.

‘’Kebakaran biasanya meluas karena orang yang ada di lokasi tidak bisa memberikan penanganan dan harus menunggu yang lain. Kalau semakin banyak masyarakat yang bisa memberikan penanganan, kebakaran akan semakin bisa ditekan,’’ harapnya.

Kepala Satpol PP Kota Madiun Sunardi Nurcahyono menyebut kelalaian manusia mendominasi kebakaran rumah. Bukan hanya karena alat dapur. Tapi juga kelalaian dalam instalasi listrik. Salah satunya, menggunakan satu colokan untuk banyak peralatan. Masyarakat biasanya menambahkan colokan terminal maupun lainnya agar bisa digunakan banyak perangkat listrik. Itu, lanjutnya, bisa berbahaya.

‘’Ada juga yang menggunakan kabel tidak sesuai dengan kapasitas listrik yang digunakan. Ini juga berbahaya,’’ ujarnya sembari menghimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran lahan kendati masih musim hujan. (ws hendro/agi/diskominfo)

Artikel Terkait

Thamrin Jadi Satu Arah, Ini Skema Pengalihan Arus Jalan di Kota Madiun

Thamrin Jadi Satu Arah, Ini Skema Pengalihan Arus Jalan di Kota Madiun

MADIUN – Penyesuaian akses lalu lintas di Kota Madiun terus dilakukan. Rapat koordinasi (Rakor) terkait akses lalu lintas dari dan ke Kota Pendekar kembali digelar, Sabtu (4/4). Bertempat di Dinas Perhubungan Kota Madiun, Rakor menghasilkan sejumlah kebijakan baru....

Don`t copy text!