Cegah Kerumunan Pembeli, Walikota Instruksikan Warung Tanpa Layanan Meja Kursi

Di Posting Oleh madiuntoday

24 Maret 2020

MADIUN – Masyarakat wajib menjalankan kebijakan social distancing secara maksimal. Karenanya, Pemerintah Kota Madiun terus berupaya memahamkan masyarakat dengan melalukan himbauan secara langsung. Walikota Madiun Maidi berharap himbauan juga dilakukan pedagang di Kota Pendekar.

‘’Karena yang jadi tempat berkerumun itu di warung-warung, pemiliknya juga harus ikut menghimbau masyarakat. Masyarakat boleh beli tapi jangan nongkrong-nongkrong,’’ kata walikota, Selasa (24/3).

Walikota sengaja menginstruksikan pedagang yang masih buka untuk tidak menyediakan kursi. Artinya, barang yang beli harus dibungkus dan langsung kembali pulang. Kebijakan itu perlu mengingat masih adanya masyarakat yang membandel. Hal itu dibuktikan dari hasil operasi kerumunan, Senin (23/3) malam kemarin. Walikota yang turun bersama petugas gabungan masih menemukan masyarakat yang nongkrong-nongkrong.

‘’Masyarakat sudah kita himbau. Kalau masih ada yang seperti itu, ya pemilik warungnya yang kita minta untuk tidak menyediakan meja dan kursi ataupun tikar,’’ tegasnya.

Masyarakat, kata walikota, memang harus diberikan penegasan. Sebab, masih banyak yang menganggap remeh virus Covid-19 itu. Orang yang terjangkit bisa saja tidak muncul gejala. Artinya, yang terlihat sehat bisa saja sakit dan berpotensi menularkan kepada yang lain. Gejala baru terlihat setelah 14 hari. Karenanya, penting untuk membatasi aktivitas selama kurun waktu dua pekan tersebut.

‘’Penjualnya juga harus menjaga kesehatan diri. Pakai masker dan selalu siap sabun atau hand sanitizer,’’ pesan walikota.

Pemerintah sudah dan terus berupaya menekan penyebaran virus dari Wuhan, China tersebut. Setiap kendaraan yang masuk sudah dilakukan penyemprotan disinfektan di titik perbatasan. Tim gugus tugas juga terus berkeliling melakukan himbauan dan tindakan langsung. Kota Madiun, kata walikota, masih zero Korona sampai saat ini. Hal itu harus terus dipertahankan. Hanya, butuh peran serta masyarakat.

‘’Masyarakat harus disiplin dan mengikuti semua instruksi pemerintah. Upaya ini akan sia-sia kalau masyarakatnya tidak disiplin,’’ pungkasnya. (ws hendro/agi/madiuntoday)

Artikel Terkait

Masuki Musim Tanam, Disperta Bagikan Pupuk Gratis ke Petani

Masuki Musim Tanam, Disperta Bagikan Pupuk Gratis ke Petani

MADIUN- Meskipun lahan produktif di Kota Madiun terus menyusut lantaran beralih fungsi, tak lantas hal tersebut membuat pemkot setempat mengesampingkan persoalan pertanian. Justru, berbagai upaya guna memaksimalkan produksi optimal di bidang agrikultur terus dikebut....

Don`t copy text!