Perketat Masuk Kota, Petugas Juga Periksa Suhu Tubuh Pengendara

Di Posting Oleh madiuntoday

2 April 2020

MADIUN – Pendeteksian kendaraan yang masuk ke Kota Madiun semakin lengkap. Kendaraan yang masuk tidak hanya disemprot disinfektan, petugas juga memeriksa suhu pengendaranya. Tak heran, satu persatu pengendara diperiksa menggunakan thermo gun.

‘’Hasil rakor kemarin, mulai hari ini setiap yang masuk pengendaranya harus diperiksa suhu badannya,’’ kata Untaka Jayadiatma, petugas PMI di titik akses masuk Jalan Agus Salim.

Pemeriksaan suhu tubuh ini dilakukan di empat titik akses masuk serta stasiun dan terminal. Selain Jalan Agus Salim, pemeriksaan juga di Jalan Kolonel Marhadi, Setia Budi, dan Jalan Rimba Darma. Kebanyakan dari masyarakat yang masuk bersuhu tubuh normal.

‘’Kalau di rata-rata suhu tubuh para pengendara 37 derajat. Tapi ada juga yang di atas 38 derajat,’’ imbuhnya.

Untaka mencatat setidaknya terdapat dua pengendara yang terdeteksi memiliki suhu tubuh di atas 38 derajat. Keduanya langsung dipinggirkan dan diberikan dua opsi. Yakni, pulang untuk mengisolasi secara mandiri atau ke puskesmas untuk periksa. Namun, keduanya memilih untuk pulang. Petugas tidak serta merta melepas keduanya begitu saja. Data mereka dicatat untuk disampaikan ke petugas kesehatan.

‘’Kalau dari luar kota langsung kita arahkan untuk pulang,’’ ungkapnya.

Pemeriksaan dilakukan hingga malam dengan petugas yang berbeda. Harapannya, semua kendaraan yang melintas terdeteksi. Hal itu dilalukan demi kebaikan bersama. Seperti diberitakan, Kota Madiun masih zero Korona. Namun, memiliki 234 Orang Dengan Resiko (ODR), 27 Orang Dalam Pengawasan, dan delapan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) kendati enam di antaranya sudah terkonfirmasi negatif per Kamis (2/4). Jumlah ODR semakin banyak karena disinyalir banyak warga Kota Madiun di perantauan yang nekat pulang.

‘’Instruksi dari pimpinan, yang masuk Kota Madiun harus terdeteksi, steril, dan sehat. Makanya, dilakukan pengecekan suhu tubuh juga,’’ pungkasnya. (ws hendro/agi/madiuntoday)

Artikel Terkait

Don`t copy text!