Tujuh Pasien Covid-19 Soedono Terkonversi Negatif Siap Dipulangkan

Di Posting Oleh madiuntoday

2 April 2020

MADIUN – Lima pasien positif Virus Korona di RSUD Dr. Soedono Madiun telah dinyatakan konversi negatif atau sembuh. Pihak rumah sakit tengah mempersiapkan pemulangan lima pasien asal Magetan tersebut.

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUD Dr. Soedono Madiun Dwi Siwi Mardiati, M. Kes saat menggelar jumpa pers di Gedung Sumbawa, Kamis (2/4). ‘’Dari hasil swab test lima pasien tersebut sudah dinyatakan negatif dari Virus Korona dan kondisinya membaik,’’ ujarnya.

Selain lima orang tersebut, ada dua pasien berstatus dalam pengawasan (PDP) yang juga dinyatakan negatif Virus Korona setelah menjalani swab test. Mereka adalah pasien asal Kabupaten Ngawi dan Magetan. Sehingga, total pasien yang akan dipulangkan adalah tujuh orang.

Dwi Siwi mengatakan, jumlah pasien yang ditangani RSUD Dr. Soedono di ruang isolasi saat ini ada 17 orang. Jika tujuh orang yang terkonversi negatif Korona dipulangkan, berarti jumlah pasien yang dirawat di ruang isolasi tersisa 10 orang. Harapannya, jumlah ini semakin berkurang dan penyebaran Virus Korona di Kota Madiun dapat ditekan.

Meski dipulangkan, tujuh pasien yang telah dinyatakan negatif Korona itu tetap wajib mengikuti arahan dokter melalui kartu kendali. Di antaranya, tetap melakukan karantina mandiri selama beberapa hari dan menjauhi kerumunan. Sehingga, tidak beresiko tertular kembali.

Lebih lanjut, Dwi Siwi menjelaskan, 10 pasien lainnya berasal dari Kota dan Kabupaten Madiun, Magetan, serta Nganjuk. Saat ini, kondisi 10 pasien tersebut cukup baik. Selain itu, tidak ada penyakit penyerta lainnya.

‘’Harapannya, semua pasien ini segera dinyatakan negatif dari Virus Korona dan bisa pulang ke rumahnya masing-masing,’’ harapnya.

Dwi Siwi pun menambahkan, saat ini sudah ada peraturan baru dalam penanganan pasien positif Covid-19 yang kondisinya baik. Mereka tidak perlu diisolasi di rumah sakit. Sehingga, dapat menjalani karantina mandiri. Namun, benar-benar tidak boleh kontak langsung dengan orang lain.

‘’Jika masih satu rumah dengan keluarga lainnya, sebaiknya semua keperluan disendirikan. Mulai dari alat makan, tempat tidur, hingga alat mandi,’’ jelasnya. (Dhevit/irs/madiuntoday)

Artikel Terkait

Don`t copy text!