Antisipasi Penyebaran Covid-19, Lapas Kelas I Madiun Bebaskan 34 Narapidana

Di Posting Oleh madiuntoday

3 April 2020

MADIUN – Sujud syukur seketika dilakukan oleh 34 narapidana di halaman Lapas Kelas I Madiun, Kamis (2/4). Hal itu tak lain karena pada hari itu mereka resmi dibebaskan meski masa tahanannya belum berakhir.

Kepala Lapas Kelas I Madiun Thurman Saud Marojahan menuturkan, pembebasan napi dilakukan untuk mengantisipasi penularan Virus Korona. Sehingga, berdasarkan peraturan Menteri Hukum dan HAM nomor 10 Tahun 2020 dan Keputusan Menteri Hukum dan HAM nomor M.HH-19.PK/01.04.04, para napi dibebaskan melalui asimilasi dan integrasi.

‘’Dari 34 napi itu, 32 di antaranya adalah napi dewasa. Sedangkan, dua lainnya adalah anak-anak,’’ ujarnya. Pembebasan ini, kata Thurman, dilakukan sesuai dengan persyaratan integrasi. Yakni, warga binaan yang mengikuti program asimilasi telah menjalani 2/3 masa tahanan di bawah tanggal 31 Desember 2019.

34 napi tersebut rata-rata menjalani hukuman kurang dari lima tahun. Dengan kasus kriminal umum dan narkoba. Rinciannya, 18 napi kasus perlindungan anak, 10 napi kasus penyalahgunaan narkoba, 3 napi kasus pencurian, 2 napi kasus penipuan, dan 1 orang napi kasus pencemaran nama baik.

Tak hanya itu, para napi juga berasal dari berbagai daerah. Seperti, Kabupaten Madiun, Ponorogo, Magetan, Nganjuk, Surakarta, Banyuwangi, Sidoarjo, Malang, hingga Sampang dan Pasuruan.

Lebih lanjut, Thurman menjelaskan, mulanya dari 1.256 napi yang ada di Lapas Kelas I Madiun, 123 orang diusulkan bebas.hingga 7 April 2020. Namun, pada tahap pertama ini baru 34 napi yang dikabulkan pembebasannya.

Untuk menjaga situasi tetap kondusif, para napi yang dibebaskan harus mengikuti beberapa aturan. Di antaranya, berdiam diri di rumah selama masa darurat Covid-19. Mereka juga dibekali dengan masker dan telah dinyatakan sehat. ‘’Setelah dibebaskan, mereka dalam pengawasan kejaksaan setempat,’’ tandasnya. (WS Hendro/irs/madiuntoday)

Artikel Terkait

WhatsApp Sediakan Fitur Grup Call Hingga 8 Orang, Begini Caranya…

WhatsApp Sediakan Fitur Grup Call Hingga 8 Orang, Begini Caranya…

MADIUN- Momen Idulfitri yang biasanya identik dengan silaturahim dengan sanak saudara, tetangga, dan teman-teman harus ditunda kali ini. Mengingat, pandemi covid-19 yang membatasi mobilitas fisik, maka silaturahmi bertatap muka yang menjadi tradisi harus berganti....

Don`t copy text!