Pemprov Jatim Luncurkan Layanan Chatbot WA Covid-19

Di Posting Oleh madiuntoday

3 April 2020

SURABAYA – Informasi seputar penanganan Covid-19 sangat dibutuhkan masyarakat saat ini. Untuk memenuhi kebutuhan itu, Pemprov Jawa Timur meluncurkan layanan chatbot di aplikasi Whatsapp Messenger.

Layanan chatbot dapat diakses melalui laman infocovid19.jatimprov.go.id/wacovid19. Melalui layanan ini, masyarakat dapat berinteraksi langsung dengan akun resmi Pemprov Jatim. Serta, disediakan 7 fitur unggulan. Antara lain, radar Covid-19, tanya jawab seputar Covid-19, hingga rekomendasi dan tips kepada masyarakat agar terlindungi dari infeksi virus corona.

“Konsepnya seperti chat Whatsapp pada umumnya. Masyarakat hanya tinggal membalasnya dengan angka atau emoticon untuk mendapatkan informasi,” ujar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Jumat (3/4).

Lebih lanjut, gubernur mengatakan, layanan tersebut diluncurkan untuk mempercepat arus informasi kepada masyarakat. Selain itu, juga meminimalisasi dan mengantisipasi munculnya beragam hoax dan disinformasi yang meresahkan.

“Saya sadar betul masyarakat saat ini sangat butuh informasi dan saya tidak ingin mereka justru mendapatkan informasi yang salah dan menimbulkan kepanikan,” jelasnya. Gubernur berharap, layanan chatbot ini dapat dimanfaatkan seluruh masyarakat Jatim. Terutama, selama masa darurat Covid-19.

Sebelumnya, Pemprov Jatim telah meluncurkan layanan check up mandiri yang sifatnya borderless. Sehingga, bisa diakses seluruh masyarakat, tidak hanya warga Jatim saja. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat mengenali gejala dan mendeteksi virus corona sejak dini.

‘’Harapannya, seluruh masyarakat bisa lebih memahami dan memperhatikan ap aitu Covid-19 dan bisa mengantisipasi agar tidak tertular,’’ tandasnya. (Humas Pemprov Jatim/irs/madiuntoday)

Artikel Terkait

WhatsApp Sediakan Fitur Grup Call Hingga 8 Orang, Begini Caranya…

WhatsApp Sediakan Fitur Grup Call Hingga 8 Orang, Begini Caranya…

MADIUN- Momen Idulfitri yang biasanya identik dengan silaturahim dengan sanak saudara, tetangga, dan teman-teman harus ditunda kali ini. Mengingat, pandemi covid-19 yang membatasi mobilitas fisik, maka silaturahmi bertatap muka yang menjadi tradisi harus berganti....

Don`t copy text!