Bantu Stok Cabai Saat Ramadan, 23 Ribu Tanaman Cabai di Kebun Aset PDAM Siap Panen Bulan Depan

Di Posting Oleh madiuntoday

7 April 2020

MADIUN – Kebun cabai di aset PDAM Kota Madiun sebentar lagi menghasilkan. Bagaimana tidak, kebun seluas empat hektar dengan 23 ribu tanaman cabai tersebut sebentar lagi siap panen. Tanaman cabai tiga jenis itu diprediksi siap panen pertengahan Ramadan nanti.

‘’Saat ini masih tahap penyemprotan disinfektan untuk menghalau hama. Ini penting agar panennya maksimal,’’ kata Ali Mustafa, seorang petani yang mengelola lahan, Selasa (7/4).

Penyemprotan dirasa perlu mengingat hujan intensitas tinggi masih sering turun. Hal itu bisa mempercepat hama yang menyerang. Pun, tidak dipungkirinya banyak yang sudah jatuh dari tangkai dan membusuk. Hal itu harus dicegah. Apalagi, panen diperkirakan masih tiga sampai empat minggu ke depan.

‘’Banyak pedagang dari pasar yang siap menampung. Hasil dari kebun ini setidaknya bisa membantu kebutuhan cabai masyarakat Kota Madiun,’’ ungkapnya.

Kebun tersebut setidaknya lima jenis tanaman saat ini. Namun, didominasi tanaman cabai. Yakni, cabai merah, rawit, dan keriting. Setidaknya, terdapat 23 ribu tanaman cabai dari tiga jenis tersebut. Sedang, untuk terong, tomat, dan melon masing-masing dua ribu, tiga ribu, dan seribu batang. Ali menyebut tanaman melon sudah panen lebih dulu. Setidaknya, tanaman melon menghasilkan dua ton buah dan sudah terjual.

‘’Kalau untuk terongnya sudah panen setiap dua hari sekali dengan rata-rata satu kuintal setiap panennya,’’ jelasnya.

Ali menyebut pihaknya akan kembali menanan melon namun di titik lain. Rencananya, di sisi barat. Sedang, bekas kebun melon akan ditanami kacang panjang. Selain tanaman sayuran, sejumlah bunga yang ditanam juga mulai bermekaran. Tak heran, kawasan perkebunan di aset PDAM itu mulai terlihat cantik kendati pembangunan masih dalam proses. Seperti diberitakan, kawasan itu bakal menjadi agrowisata edukasi. Selain perkebunan, juga akan dijadikan sebagai bumi perkemahan dan wisata petik buah. (ws hendro/agi/madiuntoday)

Artikel Terkait

Don`t copy text!