Maidi: Sebagai Bapak Masyarakat Kota Madiun, Saya Maafkan Perbuatan Tercela Itu

Di Posting Oleh madiuntoday

13 April 2020

MADIUN- Sembari terus menundukkan kepala, RHS, 26, tersangka kasus dugaan penghinaan atau pencemaran nama baik pejabat publik itu, menangis sesenggukan saat mendengar pernyataan langsung dari Walikota Madiun Maidi yang mencabut laporannya atas pencemaran nama baik yang menyasar orang nomor satu di Kota Madiun itu.

Pencabutan laporan itu diungkapkannya dalam release kasus hate speech, yang dilakukan secara live streaming melalui media sosial Instagram Polresta Madiun pada Senin (13/4). “Pertimbangannya dia mengajukan permohonan untuk minta maaf dan berjanji tidak mengulangi tindakan tercela seperti itu lagi. Terlebih, dia warga Kota Madiun,” ungkap Walikota.

Sebagai bapak masyarakat Kota Madiun, lanjutnya, sudah sepantasnya untuk memaafkan perbuatan tersebut dengan syarat permohonan maaf secara tertulis dan berjanji untuk tidak mengulangi tindakan itu.

“Apalagi dia masih muda. Dia masih panjang untuk menjalankan kehidupan. Perbuatan ini jangan sampai terulang. Kita ini boleh salah tapi tidak boleh salah terus. Silahkan untuk menjadi idealis dan mengkritik pemerintah, asal disampaikan dengan cara yang baik dan sopan,” tegasnya.

Sementara itu, saat dimintai keterangan RHS mengatakan berterima kasih atas kelapangan dada yang dimiliki oleh orang nomor satu di Kota Pendekar itu. Dirinya berjanji tidak akan mengulangi kesalahannya dan akan menjadikan kasus ini sebagai pembelajaran untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih bijak dalam menyampaikan pendapat, terutama menyampaikan pendapat di sosial media.
(Ws Hendro/kus/madiuntoday)

Artikel Terkait

Don`t copy text!