Pengunjung Mall Turun Sampai 70 Persen, Pengelola Harap Pandemi Segera Berakhir

Di Posting Oleh madiuntoday

13 Mei 2020

MADIUN – Pemerintah Kota Madiun terus berupaya melakukan pencegahan penularan Covid-19 di Kota Pendekar. Salah satunya, dengan melakukan pengetatan di sejumlah tempat umum. Tak terkeculai mall. Bahkan, Walikota Maidi sudah berencana menerapkan sistem buka-tutup di mall ketika pengunjung membludak. Namun, rencana itu baru sebatas antisipasi jika peningkatan pengunjung benar-benar terjadi. Sebab kenyataannya, pengunjung mall cenderung menurun dalam masa pandemi ini. Manajer Plaza Lawu Madiun Andreas Nugroho menyebut penurunan di mall yang dikelolanya mencapai 70 persen dibanding hari biasa.

‘’Hanya 40 persen gerai yang buka. Pengunjungnya menurun 70 persen dari hari normal,’’ kata Andreas, Rabu (13/5).

Hal itu tak terlepas dari wabah Covid-19 yang melanda tanah air dan dunia saat ini. Andreas menyebut tidak pernah menutup PLM kendati pandemi. Tetapi, sebagian tenant memilih tutup lantaran sepinya pengunjung. Kedua, karena alasan kesehatan. Termasuk bioskop yang masih tutup sampai sekarang. Bioskop, kata dia, sejatinya masih boleh buka kalau bersedia hanya menjual 40 persen tempat duduknya. Kursi yang kosong dijadikan sebagai jarak antar penontonya. Namun, bioskop memilih tutup sampai saat ini.

‘’Jam buka juga lebih pendek. Yakni, dari pukul 12.00 sampai pukul 20.00,’’ jelasnya.

Kendati tetap buka, pihaknya juga melakukan pengetatan kepada pengunjung yang masuk. Yakni, wajib bermasker dan harus dilakukan pemeriksaan suhu tubuh terlebih dahulu. Selain itu, pihaknya juga menyediakan tempat cuci tangan. Pengunjung juga wajib mencuci tangan setiap masuk dan keluar. Mereka yang tidak menuruti aturan dilarang masuk.

‘’Petugas kebersihan juga setiap hari memberikan cairan disinfektan pada pegangan tangga, pegangan pintu, tombol lift dan lain sebagainya. Untuk masuk lift juga kita batasi maksimal tiga orang,’’ ungkapnya.

Andreas mengaku pandemi menyisakan banyak dampak sampai saat ini. Terutama dampak ekonomi. Bukan hanya di Kota Madiun. Tetapi hampir di seluruh dunia. Namun, perusahaan harus tetap jalan. Andreas berharap pandemi segera menghilang dan aktivitas perekonomian kembali lancar.

‘’Yang kami rasakan tentunya sama dengan yang lain. Pasti banyak kerugian. Tapi mau bagaimana lagi. Semoga ini segera berakhir,’’ pungkasnya. (ws hendro/agi/madiuntoday)

Artikel Terkait

Informasi Harian COVID-19

Informasi Harian COVID-19

Informasi tanggal 24 Mei 2020 Untuk membaca informasi lebih lengkap COVID-19 di Kota Madiun, bisa melalui http://dashboard.madiunkota.go.id/ dan http://covid19.madiunkota.go.id/ [su_image_carousel source="media: 48568,48569,48570,48571,48572" crop="1:1" dots="no"...

Don`t copy text!